Damkar PT.GSK Gelar Latihan Memerangi Api

Editor: suaraborneo.id author photo
Kegiatan sosialisasi latihan pemadaman api
LANDAK, suaraborneo.id - di desa Kumpang Tengah kecamatan Sebangki, PT. Gemilang Sawit Kencana (GSK) salah satu anak 71000034 dari HPI-Agro pada Selasa (25/08/2020) menggelar sosialisasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kegiatan bertajuk, koordinasi, sosialisasi dan gelar latihan operasional ini dihadiri sebanyak 52 undangan terdiri dari forum pimpinan kecamatan Sebangki, Perangkat Desa dan perwakilan warga.

Dalam kesempatan itu Camat Sebangki Y.F. Surifin, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh PT. GSK bekerjasama dengan pemerintah desa tersebut. Perusahaan memiliki Sarpras pemadam kebakaran yang memadai berserta tim yang terlatih. 

"Hal itulah disebutnya sebagai salah satu sisi positif kehadiran perusahaan di dekat masyarakat," katanya.

Dengan mengacu pada Peraturan Gubernur Kalbar No.103 Tahun 2020, Camat menyampaikan pesan bahwa dalam melakukan kegiatan pembukaan ladang, siapapun wajib mengikuti prosedur atau tatacara yang sudah tertuang dalam peraturan Gubernur. 

Secara khusus, Bab III, pasal 7 disebutkan bahwa dalam pembakaran ladang terbatas dan terkendali tidak boleh dilakukan di lahan gambut.

" Pergub ini dalam implementasinya di lapangan lebih memberi penekanan pada peran dan fungsi kepala desa dan pemangku adat dalam pembinaan dan pengawasannya," ujar Camat.

Ditempat yang sama Ketua Dewan Adat Dayak Kecamatan Sebangki, F. Marjuki memaparkan hal serupa. Pemangku adat mempunyai tugas dan tanggung jawab tentang hal ini. Mengingat, merekalah yang tahu secara jelas karakteristik masyarakat yang akan berladang. 

"Para pemangku adat, dalam pembinaan dan pengawasannya, mereka wajib menjalankan tugas sesuai fungsi dan kewenangan di wilayahnya masing-masing," ucap Marjuki.

Sementara itu pimpinan kebun PT.GSK I Ketut A Mudana, menyampaikan tahun ini kegiatan sosialisasi diadakan di desa.

"Tujuannya untuk memotivasi desa dalam merintis dan membangun kelompok masyarakat peduli api. Dengan terwujudnya kelompok tersebut, diharapkan desa dan perusahaan bisa bersinergi dalam upaya bersama melakukan pencegahan dan pengendalian titik api, " tutur I Ketut A Mudana.

Rangkaian acara selama setengah hari ini dipadu sekaligus dengan gelar latihan operasional sarana prasarana pemadaman api bertempat di halaman SDN 08 Pancur. 

Tim Damkar menunjukkan teknis operasional sarpras mulai dari alat pemadam api manual, alat pemadam api ringan (APAR), pompa ministriker sampai teknis operasi WST (Water Supply Truck) dan FRT (Fire Rescue Truck).

Melalui latihan operasional ini diharapkan dapat terbangun kerja tim yang solid antara tim Damkar perusahaan dengan tim Damkar desa jika suatu saat harus bersinergi memerangi api.

Penulis : Ferry/Anton
Editor   : Asmuni



Share:
Komentar

Berita Terkini