Jago Merah Mengamuk, ini Penjelasan Wakapolres Sintang

Editor: Redaksi
TKP kebakaran 
SINTANG, suaraborneo.id - Minggu (26/07/2020) sore, salah satu pusat keramaian Sintang dikejutkan dengan kobaran si jago merah. Jalur yang dikenal dengan Simpang Tugu BI (Bank Indonesia) itu menyala-nyala selama kurang lebih 2 jam. 

Menurut keterangan saksi yang berhasil dikumpulkan petugas pengamanan dari Polres Sintang dan Polsek Sintang Kota, api mulai berkobar pada pukul 15.15 wib. Api baru berhasil dijinakkan pada pukul 17.00 wib. 

Selain para personil Polri tampak sejumlah anggota TNI juga bergerak mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan membantu memadamkan api. Kali ini unit pemadam kebakaran dari Pemda diturunkan hingga 6 unit, dari BNPD sebanyak 1 unit dan dari Busera 3 unit Damkar. 

Akibat peristiwa tersebut, diperkirakan puluhan ruko rata dengan tanah. Sampai pukul 20.00 wib asap masih mengepul di puing-puing sepanjang lebih dari 100 meter tersebut. 

Diantara beberapa ruko yang terkena lalapan api, ada kantor media centre milik Korem 121 Alambhanawanai, beberapa cafĂ© dan warung kopi, warung buah, tempat service computer dan toko alat tulis kantor, juga sejumlah rumah makan. 

Wakapolres Sintang, Kompol Alber Manurung, SH. SIK membenarkan bahwa sejumlah anggota bersiaga membantu di lokasi kebakaran sejumlah unit ruko dan warung di Jalan PKP Mujahidin Kelurahan Alai Kecamatan Sintang.

“Kita turunkan kurang lebih 30an personil untuk ke TKP, baik itu melakukan pengamanan maupun mengatur lalu lintas di situ, karna ini merupakan salah satu jalan protokol di Sintang yang sangat ramai terutama pada sore hari,” ungkap Kompol Alber. 

“Saat ini diinformasikan tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini dan kerugian material belum dapat ditaksirkan jumlahnya karna saat ini api baru saja berhasil dipadamkan. Sejumlah anggota kita juga masih di TKP untuk mendalami penyebab kebakaran ini,” tambahnya. (hms)

Editor: Asmuni 
Share:
Komentar

Berita Terkini