Penyerahan BST Secara Simbolis oleh Wakil Bupati Sintang

Sebarkan:
Penyerahan BST secara simbolis 
SINTANG, suaraborneo.id - Ribuan Kelompok Penerima Manfaat  Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kecamatan Binjai Hulu dan Kecamatan Ketungau Hilir memadati Gedung Serba Guna Kantor Camat Binjai Hulu,  untuk menerima BST yang diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Sintang, Askiman, Kamis (4/6) pagi. 

Dalam sambutannya Wakil Bupati Sintang Askiman mengatakan,  dengan situsi  pandemi Covid-19 yang hingga saat ini masih menjadi permasalahan serius, agar masyarakat selalu melakukan kewaspadaan diri dengan tetap mematuhi Protokol kewaspadaan pencegahan wabah Covid-19, selalu memakai masker dan menjaga jarak.
Karena kata dia, dirinya juga mendapatkan masukan baik dari masyarakat dan juga kepala desa, bahwa dengan adanya penyaluran BST yang dilakukan secara langsung masing-masing Kelompok Penerima Manfaat (KPM) tentunya akan terjadi penumpukan masal. 

"Untuk itu, masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan, karena Kecamatan Binjai Hulu ini Zona Merah karena sudah ada salah satu warga  yang terkonfirmasi Positif Covid-19,” kata Askiman. 

Askiman juga menyampaikan usulan kepada pihak kantor Pos Indonesia Cabang Sintang, sebaiknya dalam penyaluran BST yang dilaksanakan ini dilakukan di masing-masing Kecamatan, agar tidak terjadi penumpukan masal pada situasi Pandemi Covid-19 ini.

“Saya sangat memeberikan apresiasi kepada pihak Kecamatan Binjai Hulu, serta Koramil dan Polsek turut berperan serta dalam penyaluran BST dengan mendisiplinkan  kehidupan masyarakat di daerahnya dengan tetap menjaga jarak, semua SOP Kesehatan juga dijalankan yang juga secara langsung disaksikan Kepala Dinas Sosial kabupaten Sintang,” ujar Askiman. 

Camat Binjai Hulu, Kusnidar mengatakan, BST ini merupakan salah satu wujud kepedulian pemerintah kepada masyarakat dengan harapan agar dapat diterima secara tepat, adil dan bermanfaat.

"Jumlah KPM yang menerima BST untuk Kecamatan Binjai Hulu sebanyak 653 orang, Kecamatan Ketungau Hilir sebanyak 528 orang," jelas Kusnidar. (hms) 
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini