BP Pemilu PDIP Kalbar Segera Bentuk BP Pemilu Tingkat Kabupaten

Editor: Redaksi
Foto: Int
PONTIANAK, suaraborneo.id - Badan Pemenangan Pemilihan Umum (BP Pemilu) PDIP Kalimantan Barat baru saja menerima Surat Keputusan (SK) pengesahan dari DPD PDIP Kalbar. Tanda badan di bawah kepemimpinan Tapanus itu sah secara aturan partai. Usai menerima SK, BP Pemilu Kalbar langsung tancap gas, akan segera membentuk BP Pemilu di tingkat kabupaten/kota se-Kalbar. 

“Kita langsung tancap gas usai menerima SK. Baru saja kita menggelar rapat perdana. Dalam rapat tersebut, seluruh pengurus sepakat segera membentuk BP Pemilu di tingkat kabupaten/kota se-Kalbar. Prioritas yang dibentuk duluan adalah kabupaten yang akan menggelar Pilkada tahun ini,” kata Kepala BP Pemilu PDIP Kalbar," Tapanus di Kafe Rajawali Pontianak, Selasa (30/6/2020).

Dijelaskan Tapanus, yang juga anggota DPRD Kalbar tiga periode ini, bila tidak ada halangan pada minggu pertama bulan Juli, dia dan beberapa pengurus inti akan turun ke kabupaten. Prioritas utama Kabupaten Sambas dan Bengkayang untuk tahap awal. “Dua kabupaten ini akan menggelar Pilkada, kita prioritas untuk dibentuk BP Pemilu di tahap awal ini,” jelasnya.

“Setelah Sambas dan Bengkayang, prioritas berikutnya Kabupaten Sekadau, Melawi dan Sintang. Tentu kita bentuk secara meraton. Berikutnya barulah Kabupaten Kapuas Hulu, menyusul Ketapang dan Kayong Utara. Pokoknya, kabupaten tersebut sudah terbentuk BP Pemilu sebelum Pilkada serentak digelar,” tambah Tapat, sapaan akrabnya.

Di tempat yang sama, Maskendari, Sekretaris BP Pemilu PDIP Kalbar menambahkan, tugas utama BP Pemilu adalah bagaimana cara menenangkan setiap even politik seperti Pilkada, Pilgub, maupun Pemilu. Tugasnya terbilang berat karena merancang sebuah upaya politik untuk meraih kemenangan. 

“Itu sebabnya, kita ngebut untuk segera membentuk BP Pemilu di kabupaten yang menggelar Pilkada. Tujuannya, agar BP Pemilu bisa langsung berkontribusi untuk memenangkan Pilkada. BP Pemilu akan menjadi kunci kemenangan dalam persaingan. Kita berharap, orang yang menjadi pengurus BP Pemilu di tingkat kabupaten bisa dihuni oleh orang yang mengerti politik dan bertarung di even politik,” jelas mantan Anggota DPRD Kalbar ini.

Dalam rapat tersebut, hadir dua tokoh senior PDIP Kalbar, M Jimi Ridwan dan Eka Kurniawan. Keduanya juga pengurus inti dari DPD PDIP Kalbar. Dalam rapat tersebut, keduanya banyak memberikan masukan da motivasi agar seluruh jajaran pengurus BP Pemilu serius dan konsisten dalam berjuang. 

“Beberapa hari terakhir PDIP banyak mendapatkan hantaman berupa fitnah dari beberapa kalangan. Bahkan bendera PDIP ada yang dibakar. Kita mengikuti intruksi partai untuk tetap tenang dan menahan diri. Serahkan pada hukum. Segala fitnah itu mari kita lawan dengan bekerja untuk partai,” ajak Eka Kurniawan. 

M Jimi, juga mengingatkan seluruh pengurus BP Pemilu tidak terpengaruh pada fitnah dan hoax. Jangan hiraukan semua itu, tetap fokus untuk membesarkan partai. 

“Kita lawan dengan bekerja nyata di lapangan dan selalu dekat dengan rakyat. Yakinlah, PDIP justru akan semakin besar dengan banyaknya fitnah tersebut. Sebab, PDIP adalah partai yang sangat dekat dengan rakyat,” ujar Jimi. (ros)

Editor: Asmuni 
Share:
Komentar

Berita Terkini