Dinkes Sekadau: ODP 77 Orang dan Yang Selesai Masa Pantauan 66 Orang

Editor: Redaksi
Plt. Dinkes PP dan KB Kabupaten Sekadau, Henry Alpius 
SEKADAU, suaraborneo.id - Pelaksana Tugas Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Plt. Dinkes PP dan KB) Kabupaten Sekadau, Henry Alpius mengatakan, jumlah Orang Dalam Pemantauan Covid-19 berkurang. Hanya 77 orang saja. Namun, akan terus dioantau hingga 14 hari kedepan. 

Hal ini disampaikan oleh Plt. Dinkes PP dan KB Kabupaten Sekadau, Henry Alpius kepada awak media dalam konferensi pers di Kantornya, Senin (23/3). 

"Berdasarkan perkembangan hari ini tanggal 23 Maret 2020 sampai pukul 15.00 WIB, bahwa orang yang kita pantau berjumlah 77 orang," ujar Henry. 

Dia menjelaskan, perolehan data tersebut berdasarkan hasil survey Dinkes PP dan KB Sekadau dari Puskesmas yang ada di 7 Kecamatan. 

Sebaran Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Sekadau meliputi; Kecamatan Sekadau Hilir 52 orang, Sekadau Hulu 1 orang, Nanga Mahap 4 orang, Belitang Hilir 2 orang, Belitang 9 orang dan Belitang Hulu 9 orang.

Selanjutnya, dari hasil pemantauan Dinkes PP dan KB Sekadau per 23 Maret 2020 terhadap ODP yang sehat/selesai masa pantauan berjumlah 66 orang, yang telah dipantau dari tanggal 3 - 11 Maret 2020.

"Data ini setiap hari bisa berubah. Karena  dalam sehari, kita 3 kali update data ke Provinsi yaitu pada pukul 08.00 WIB, Pukul 12.00 dan Pukul 22.00 malam," jelasnya. 

Henry mengimbau kepada masyarakat untuk tetap beristirahat dirumah, apabila ditemukan ada orang yang baru pulang dari luar daerah, agar segera melapor untuk dilakukan screening oleh petugas kesehatan.

Dalam antisipasi virus corona, Henry juga meminta kepada ASN dan masyarakat lainnya untuk menunda perjalanan ke daerah yang sudah terjangkit, menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat serta tidak mengadakan acara kumpul-kumpul yang melibatkan orang banyak. 

"Untuk saat ini, di Kabupaten Sekadau statusnya masih Orang Dalam Pantauan (ODP), belum ada yang mengarah ke Pasien Dalam Pengawasan (PDP)," tutup Henry Alpius. (red)

Editor: Asmuni 
Share:
Komentar

Berita Terkini