Lutut Hingga Paha Membengkak, Siswi Kelas 1 SD Ini Sudah 3 Bulan Tak Bisa Sekolah

Editor: Redaksi
SEKADAU, suaraborneo.id - Ketua Pakomo'an Binua Kanayatn, Fransisco Wardinus bersama rekan-rekan Ikatan Wartawan Online (IWO) didampingi pihak Polsek Sekadau Hulu Menyambangi Maria Fitriana di Desa Sekonau, Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau, Kalbar, Rabu (19/2).

Kunjungan tersebut untuk melihat kondisi Maria Fitriana sekaligus memberikan sedikit santunan serta saran kepada kedua orangtua Maria Fitriana agar segera merujuk putrinya  ke rumah sakit di Pontianak sesuai anjuran dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekadau.

Nasib malang, yang dialami Maria Fitriana, siswi kelas 1 Sekolah Dasar Negeri 13 (SDN 13) Sekonau Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau, sudah tiga bulan terakhir tidak bisa beraktivitas seperti keseharian biasanya. Karna, kaki sebelah kanan bagian lutut hingga pahanya membengkak. Pembengkakan itu semakin hari bahkan kian membesar. 

Menurut Antonia, ibu kandung Maria Fitriana, putrinya mulai mengeluhkan sakit pada kakinya sejak bulan November 2019 lalu. Namun, pembengkakan baru mulai nampak sejak bulan Desember.

"Kami sudah bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekadau dan dirontgent bulan Desember lalu. Menurut dokter ada tumor di dalam tulang kakinya," tutur Antonia ibu kandung Maria Fitriana kepada wartawan, Rabu (19/2).

Antonia mengatakan, saat itu dokter menyarankan agar putrinya, Maria Fitriana (7) dirujuk ke Pontianak karena ada kemungkinan kakinya diamputasi. Tapi kami belum bisa bawa ke Pontianak karena belum ada biaya. Sementara ini, menggunakan pengobatan tradisional. Sudah tiga bulan ini dia tidak bisa sekolah,"  kata Antonia.

Maria Fitriana sendiri sudah terdaftar sebagai peserta Kartu Indonesia Sehat.
Kondisi Maria Fitriana mengundang keprihatinan dari berbagai pihak.

Sementara, Ketua Pakomo'an Binua Kanayatn kabupaten Sekadau, Fransisco Wardinus mengungkapkan rasa sedihnya melihat kondisi Maria Fitriana. 

"Kita berharap secepatnya agar dibawa ke Pontianak karena pembengkakannya dilututnya semakin hari kian membesar," ujarnya. 

Pria yang akrab disapa Mejeng ini menyatakan, akan ikut memfasilitasi berbagai keperluan yang diperlukan selama proses perawatan Maria Fitriana di Pontianak nanti.

"Kami bersama rekan-rekan Ikatan Wartawan Online (IWO) Sekadau juga akan menggalang dana untuk membantu meringankan biaya selama pengobatan Maria Fitriana dipontianak nanti. Kita berharap orangtua Maria Fitriana tidak usah memikirkan soal biaya dulu, yang penting diobati dulu," kata  Mejeng.

Kepala Desa Sekonau, Yosef juga menyatakan siap membantu hal-hal yang diperlukan untuk pengobatan Maria.

"Saya juga baru tahu seminggu belakangan ini terkait kondisinya. Kami pasti akan memback-up. Besok akan langsung diberangkatkan ke Pontianak," kata Yosef.

Penulis:Meri Cintya
Editor: Asmuni 
Share:
Komentar

Berita Terkini