Masyarakat Melayu Salatiga Gelar Tradisi Robo-robo

Editor: Redaksi
Acara tradisi robo-robo di desa Salatiga kecamatan Mandor kabupaten Landak
LANDAK, suaraborneo.id - masyarakat Melayu desa Salatiga kecamatan Mandor menggelar tradisi R
obo-robo, Rabu (23/10/2019).

Robo-robo merupakan kegiatan masyarakat dalam menyambut bulan safar dalam tanggal hijriah yaitu tanggal 24 Safar 1441 H, dengan cara mengadakan selamatan atau tolak bala dan berdoa bersama.

Kegiatan ini juga dihadiri Kapolsek Mandor Iptu Anuar Syarifudin, Babinsa Salatiga, Babinsa, Kades, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh Adat serta tamu undangan dan masyarakat sekitar.

Kegiatan diawali dengan arak - arakan yang membawa Kades dengan menggunakan sepeda motor yang sudah dimodifikasi menyerupai perahu kemudian kumpul berdoa bersama dan makan bersama.

Kades Salatiga Rupinus Rudy, ST, menyampaikan kegiatan ini pertama kalinya dilakukan di desanya,  selain itu hal ini sebagai bentuk pelestarian seni budaya untuk melestarikan adat budaya Melayu di Desa Salatiga ini.

"Salatiga merupakan desa yang kaya akan keberagaman, baik dari segi agama, adat istiadat serta seni budayanya. Acara ini kami lakukan untuk melestarikan kebudayaan , menimbulkan rasa kebersamaan, kekeluargaan dan mempererat tali silahturahmi," ucap Rudy.

Hal senada disampaikan oleh Kapolsek Mandor Iptu Anuar Syarifudin, pihaknya mendukung kegiatan positif yang dilakukan masyarakat untuk meningkatkan kelestarian budaya serta menjalin silahturahmi antar sesama dan menunjukan bahwa perbedaan sebagai wujud pemersatu bangsa dan sikap toleransi antar sesama suku bangsa.

"Kita ketahui di salatiga ini multi etnis, ada Dayak, Jawa, Melayu dan suku - suku lainnya.  Ini menunjukan kebersamaan diantara keberagaman itu, tentunya kami sangat mendukung kegiatan ini. Dan dapat kami jadikan ajang silahturahmi dengan warga yang hadir," kata Anuar.

Penulis : AP
Editor: Asmuni
Share:
Komentar

Berita Terkini