-->

Polsek Mandor Ajak Tokoh Masyarakat Bersinergi Jaga Kamtibmas, Sosialisasikan Operasi PETI Kapuas 2026

Editor: Antonius
Sebarkan:


LANDAK, Suaraborneo.id
– Polsek Mandor menggelar kegiatan Polisi Bersama Masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.

Kegiatan tersebut berlangsung di Warung Kopi Sederhana, Pasar Mandor, Desa Mandor, Rabu (21/10/2026), sekitar pukul 09.00 WIB. Pertemuan ini menjadi sarana komunikasi dan dialog antara kepolisian dengan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat.


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program Quick Wins Polri, khususnya Program 1.4 Kumpul Bersama Masyarakat, yang mengedepankan komunikasi, dialog, dan kolaborasi untuk menciptakan situasi keamanan yang aman, damai, dan kondusif.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah tokoh dan warga hadir, di antaranya Pendi selaku tokoh pemuda Desa Mandor, Dimas selaku tokoh masyarakat Desa Mandor, Kicai selaku pemuda Desa Mandor, Peni selaku tokoh masyarakat Desa Simpang Kasturi, Sutirno selaku tokoh masyarakat Desa Kayuara, serta We Ilai dari masyarakat Desa Mandor.

Salah satu agenda pembahasan adalah pelaksanaan Operasi PETI Kapuas 2026. Polsek Mandor mengajak masyarakat mendukung upaya kepolisian dalam penertiban pertambangan emas tanpa izin (PETI), sekaligus menjaga agar situasi keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat tetap kondusif.

Selain itu, masyarakat juga diberikan informasi mengenai layanan darurat Polri melalui nomor telepon 110, yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam. Layanan ini dapat dimanfaatkan untuk melaporkan gangguan kamtibmas, tindak kriminal, kecelakaan, kebakaran, keributan, maupun keadaan lain yang membutuhkan respons kepolisian.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolsek Mandor IPDA Bernadus Didi Kusnadi SH MH menyampaikan edukasi mengenai ketertiban berlalu lintas, khususnya larangan penggunaan knalpot yang tidak sesuai ketentuan atau knalpot brong, dengan mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, khususnya jenis sabu, juga disampaikan kepada masyarakat. Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga terhadap dampak buruk narkoba serta mendorong partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkotika.

Bernadus  juga mengajak para tokoh masyarakat dan tokoh pemuda untuk berperan aktif dalam mendeteksi sejak dini potensi konflik sosial, membangun komunikasi yang baik, serta tidak mudah terpengaruh provokasi maupun informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Peran tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda dinilai penting dalam menjaga kerukunan serta membantu menyelesaikan persoalan secara damai.

Melalui kegiatan ini, Kapolsek Mandor berupaya memperkuat koordinasi dengan masyarakat, mengedepankan pendekatan persuasif, serta meningkatkan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

Dengan terjalinnya komunikasi dan kerja sama yang baik antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di Kecamatan Mandor tetap aman, tertib, dan kondusif.(Anton)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini