![]() |
| DPPKBP3A menggelar FGD penyusunan PJPK bersama tim Fakultas Kesehatan Masyarakat Unmul, di Ruang Rapat Sangalaki, Sekretariat Daerah Kabupaten Berau. (Foto:prokopim) |
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan kependudukan daerah yang terintegrasi dan berkelanjutan, terutama dalam menghadapi bonus demografi yang diproyeksikan terjadi dalam beberapa tahun mendatang.
Sekretaris Kabupaten Berau, M. Said, menegaskan bahwa bonus demografi merupakan peluang besar yang harus dipersiapkan secara matang agar mampu memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah.
“Bonus demografi ini bisa menjadi kekuatan besar bagi daerah apabila kualitas sumber daya manusianya dipersiapkan dengan baik. Namun jika tidak dikelola secara tepat, tentu akan menjadi tantangan,” ujarnya.
Ia mengatakan, penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan menjadi penting sebagai pedoman dalam menyusun program pembangunan yang berkaitan dengan kependudukan, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan hingga perlindungan perempuan dan anak.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan akademisi diperlukan agar dokumen yang disusun benar-benar berbasis data dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kabupaten Berau ke depan.
“Melalui kerja sama ini, kita berharap lahir kebijakan pembangunan kependudukan yang terarah, terukur dan mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” tambahnya.
FGD tersebut turut melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait serta tim akademisi dari Universitas Mulawarman untuk memberikan masukan dalam penyusunan dokumen PJPK Kabupaten Berau. (prokopim)
