-->

BPS Kalbar Mencatat Terjadi Inflasi 3,29 Persen. Inflasi Tertinggi di Ketapang 3,65 Persen

Editor: Redaksi
Sebarkan:

Ilustrasi _ (Foto:igs bps kalbar)
Pontianak,suaraborneo - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat merilis beberapa indikator strategis terkini antara lain perkembangan indeks harga konsumen Mei 2026, perkembangan nilai tukar petani Mei 2026. Perkembangan ekspor dan impor April 2026,  perkembangan pariwisata April 2026, dan perkembangan transportasi per April 2026.

Kepala BPS Kalbar, Much Saichudin S.si.Msi mengatakan untuk perkembangan indeks harga konsumen Mei 2026, tercatat inflasi year-on-year (y-on-y) Provinsi Kalimantan Barat sebesar 3,29 persen. Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Ketapang sebesar 3,65 persen. 

Nilai Tukar Petani (NTP) Kalimantan Barat Mei 2026 sebesar 178,38 poin atau meningkat 1,97 persen dibanding April 2026. Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) Kalimantan Barat Mei 2026 sebesar 183,91 poin atau meningkat sebesar 1,66 persen dibanding April 2026.

Sementara itu Nilai Ekspor Kalimantan Barat April 2026 senilai US$198,77 juta, meningkat 23,40 persen dibandingkan Maret 2026. Nilai Impor April 2026 senilai US$83,56 juta, naik 111,22 persen dibandingkan Maret 2026. Neraca perdagangan Kalimantan Barat pada April 2026 surplus US$115,21 juta, mengalami penurunan 5,19 persen dibandingkan Maret 2026.

Selanjutnya untuk tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Kalimantan Barat pada April 2026 mencapai 53,76 persen, meningkat sebesar 9,22 persen poin (y-on-y) dan menurun 2,02 persen poin (m-to-m).

Di bidang transportasi jumlah penumpang angkutan udara dalam negeri yang datang ke Kalimantan Barat pada April 2026 sebanyak 130.457 orang, turun 14,32 persen dibandingkan Maret 2026. 

Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang datang pada April 2026 sebanyak 24.968 orang, mengalami peningkatan 272,43 persen dibandingkan Maret 2026.(*/r)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini