-->

Fogging Dilakukan untuk Atasi Serangan Lalat di Dusun Runut, Camat dan Kades Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

Editor: Antonius
Sebarkan:

Fogging guna mengatasi serangan lalat yang dikeluhkan warga 
LANDAK, Suaraborneo.id – Pemerintah Kecamatan Sengah Temila bersama Pemerintah Desa Tonang dan pihak pengusaha melaksanakan kegiatan fogging (pengasapan) guna mengatasi serangan lalat yang dikeluhkan warga Dusun Runut, Desa Tonang Kecamatan Sengah Temila, Rabu (10/6/2026).


Camat Sengah Temila,  Simon Mamuraja mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk penanganan terhadap wabah lalat yang sedang dialami masyarakat setempat. Selain fogging, pihak pengusaha juga memberikan bantuan berupa perangkap lalat dan lem lalat untuk mengurangi populasi serangga yang mengganggu warga.

"Kegiatan hari ini adalah fogging atau pengasapan terhadap wabah lalat yang menimpa warga Dusun Runut. Ini merupakan bentuk tanggung jawab dari pemilik usaha yang memberikan bantuan berupa alat perangkap lalat, lem lalat, dan pelaksanaan fogging di rumah-rumah warga yang terdampak," ujar Simon.


Ia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan hasil koordinasi antara pihak kecamatan, Pemerintah Desa Tonang, serta pihak pengusaha. Menurutnya, langkah cepat dan kerja sama berbagai pihak menjadi kunci dalam mengatasi persoalan yang tengah dihadapi masyarakat.

"Puji Tuhan kegiatan ini dapat berjalan lancar. Mudah-mudahan wabah lalat ini segera berlalu. Kami juga berharap langkah seperti ini dapat diikuti oleh para pengusaha lainnya sebagai bentuk tanggung jawab terhadap dampak yang ditimbulkan oleh aktivitas usahanya," tambahnya.

Simon juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan keluarga. Menurutnya, selain upaya fogging, peran aktif warga sangat diperlukan untuk mencegah munculnya berbagai penyakit.

"Warga diharapkan membersihkan lingkungan sekitar secara swadaya, membersihkan saluran air, mengelola sampah dengan baik, sehingga dapat mencegah penyakit lain seperti demam berdarah maupun penyakit yang ditularkan oleh tikus. Menjaga lingkungan sama dengan menjaga diri sendiri dan keluarga," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tonang, Sutejo , mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan warga Dusun Runut maupun dusun-dusun sekitar terkait penanganan serangan lalat tersebut.

Menurut Sutejo, pihak pengusaha menunjukkan kepedulian terhadap kondisi yang dialami masyarakat dan bersedia mendukung berbagai langkah penanganan yang diperlukan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak pengusaha dan beliau juga ikut prihatin dengan kondisi yang terjadi saat ini. Mereka telah memberikan bantuan berupa racun lalat dan lem lalat, serta bersedia melaksanakan fogging sesuai permintaan masyarakat," katanya.

Sutejo berharap masyarakat tetap bersabar dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa akan terus menjalin komunikasi dan kerja sama dengan semua pihak untuk mencari solusi terbaik.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Dusun Runut yang hingga saat ini tetap kooperatif. Kami akan terus mengantisipasi dan berupaya agar persoalan ini dapat segera teratasi," pungkasnya.(Anton)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini