-->

Baroah Pak Kumbang Meriah, Jadi Wujud Syukur Petani dan Pelestarian Budaya Dayak di Kecamatan Sompak

Editor: Antonius
Sebarkan:


LANDAK, suaraborneo.id – Tradisi Baroah atau syukuran panen padi kembali digelar masyarakat Dusun Pak Kumbang, Desa Banua Vahuraq, Kecamatan Sompak, Kabupaten Landak, Minggu (14/6/2026). 

Kegiatan berlangsung meriah dengan menampilkan tarian adat tradisional Dayak serta pawai budaya yang melibatkan masyarakat dari berbagai desa dan sanggar budaya.

Acara tersebut turut dihadiri Pangalangok Jilah Agustinus, Camat Sompak Amandus Ivo Mario, S.STP., M.Tr.IP., tokoh adat, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang datang untuk mengikuti rangkaian kegiatan adat.


Dalam sambutannya, Pangalangok Jilah Agustinus menegaskan bahwa Naik Dango dan Baroah merupakan bentuk ungkapan syukur kepada Jubata atau Tuhan atas hasil panen yang diberikan kepada masyarakat Dayak. Ia juga mengingatkan pentingnya mengenang kisah leluhur, khususnya Nek Baruak Kulup yang dipercaya memiliki peran besar dalam asal-usul padi bagi umat manusia.

“Kita harus bersyukur kepada pendahulu-pendahulu kita karena berkat mereka juga kita ada hingga hari ini. Tradisi ini harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Agustinus juga menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan Rumah Adat Pak Kumbang dengan memberikan bantuan sebanyak 350 sak semen. Selain itu, ia berharap pembangunan jalan yang diusulkan dari Sebadu hingga Karangan dan tembus ke Darit dapat segera terealisasi demi mendukung aktivitas masyarakat.


Sementara itu, Camat Sompak Amandus Ivo Mario menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan Baroah. 

Menurutnya, sekitar 80 hingga 90 persen wilayah Kecamatan Sompak merupakan lahan pertanian padi sehingga tradisi Baroah memiliki makna yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat setempat.

“Rata-rata masyarakat di sini adalah petani. Karena itu kegiatan Baroah seperti ini dilaksanakan hampir di setiap dusun sebagai bentuk syukur atas hasil panen yang diperoleh,” katanya.

Ivo,  mengaku bangga dapat hadir untuk pertama kalinya dalam kegiatan Baroah di Pak Kumbang. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat persatuan masyarakat sekaligus memperkenalkan budaya Dayak kepada khalayak yang lebih luas.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung promosi budaya daerah agar tradisi Baroah semakin dikenal dan mampu menjadi daya tarik wisata budaya. Menurutnya, budaya lokal merupakan aset berharga yang harus dijaga bersama.

Selain itu, Camat Sompak mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung, termasuk memperhatikan kendaraan yang diparkir agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kegiatan Baroah Pak Kumbang berlangsung dengan penuh kebersamaan dan sukacita. Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun tersebut menjadi simbol rasa syukur masyarakat Dayak atas hasil pertanian sekaligus upaya melestarikan nilai-nilai budaya dan adat istiadat yang masih terjaga hingga saat ini.(Anton)




Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini