![]() |
| Foto bersama setelah acara pisah sambut (foto Antonius) |
Kegiatan berlangsung penuh keakraban dan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta keluarga besar Bhayangkari Polsek Sengah Temila.
Usai acara, AKP Triyono yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Humas Polres Sekadau menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program-program positif yang telah dijalankan pejabat sebelumnya.
Ia menegaskan pentingnya sinergi bersama Forkopimcam, tokoh adat, dan tokoh masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.
“Kami berharap dapat meneruskan program-program Kapolsek lama dengan mengedepankan koordinasi dan komunikasi bersama Forkopimcam, tokoh adat, dan tokoh masyarakat di desa-desa untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Kecamatan Sengah Temila,” ungkap AKP Triyono.
Selain itu, AKP Triyono juga menegaskan dukungannya terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden , khususnya di sektor pertanian jagung.
Menurutnya, kepolisian akan hadir untuk mendorong dan mendukung masyarakat agar mampu meningkatkan produktivitas pertanian demi terwujudnya swasembada pangan.
“Ketahanan pangan ini merupakan program pemerintah yang harus kita dukung bersama. Kami akan mendorong, membina, dan mendukung masyarakat agar produktivitas jagung meningkat sehingga masyarakat bisa mandiri dalam ketahanan pangan,” tegasnya.
Dengan pergantian kepemimpinan tersebut, diharapkan sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, dan masyarakat di Kecamatan Sengah Temila semakin kuat dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan daerah.
Di tempat yang sama, AKP Ecep Maman Hermawan menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh pihak yang selama ini mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di Kecamatan Sengah Temila.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.
“Saya berharap masyarakat selalu menjaga keamanan dan ketertiban. Jadilah polisi bagi diri sendiri, karena saya lihat situasi keamanan di sini sudah cukup baik,” ujarnya.
AKP Ecep juga menyoroti masih adanya penggunaan knalpot brong oleh sebagian kalangan remaja yang dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat.
“Saya harapkan kepada para orang tua agar memperhatikan anak-anaknya, jangan menggunakan knalpot brong karena sangat mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat, terutama orang-orang tua,” pesannya.
Saat ditanya mengenai masa tugasnya di Sengah Temila, AKP Ecep menyebut dirinya bertugas selama kurang lebih delapan bulan sebelum kembali berdinas di Ditreskrimsus Polda Kalbar.
“Di sini saya baru delapan bulan, dan setelah ini kembali bertugas di Ditreskrimsus Polda Kalbar,” katanya.
Ia pun berharap masyarakat tetap memberikan dukungan kepada Kapolsek yang baru agar program-program kepolisian dapat berjalan dengan baik, terutama terkait ketahanan pangan.(Anton)

