“Fokus kita sekarang adalah sarana dan prasarana, infrastruktur harus kita bangun dan sempurnakan. Lapangan tembak yang ada harus kita benahi, terutama dari sisi keamanan (safety),” jelasnya saat membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) III Perbakin Kabupaten Kubu Raya di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, S.E., M.Sos., yang juga merupakan Ketua Perbakin Kabupaten Kubu Raya, jajaran Pengurus Perbakin Kalbar, serta unsur Forkopimda Provinsi Kalbar dan Kabupaten Kubu Raya.
Sebagai ketua Perbakin Kalbar dalam kesempatan tersebut, Wagub menekankan pentingnya Muskab sebagai momentum melahirkan kepengurusan yang solid dan berkompeten.
“Saya ucapkan selamat atas pelaksanaan Muskab ke-3 Perbakin Kubu Raya. Saya berharap forum ini bisa melahirkan pengurus yang mumpuni, yang mampu membawa Perbakin Kubu Raya melahirkan atlet-atlet profesional,” katanya.
Ia menyampaikan bahwa kepengurusan yang terpilih harus memahami olahraga menembak sekaligus mampu mengelola organisasi dengan baik.
“Pengurus yang dipilih harus betul-betul mengerti olahraga menembak dan organisasi, sehingga Perbakin Kubu Raya bisa maju dan terdepan,” ucapnya.
Pembenahan sarana dan prasarana sebagai prioritas utama dalam pengembangan olahraga menembak di daerah.
Peningkatan kualitas fasilitas latihan menjadi kunci utama dalam mencetak atlet berprestasi, khususnya melalui pembenahan dan standarisasi lapangan tembak di daerah.
“Ke depan, lapangan tembak harus representatif dan bisa digunakan untuk semua kategori, dari situlah kita harapkan lahir atlet-atlet menembak profesional dari Kalbar,” tambahnya.
Wagub memastikan dukungan pemerintah terhadap pengembangan Perbakin akan diberikan secara penuh.
“Pemerintah tentu akan mendukung secara total, kita ingin olahraga menembak ini berkembang dan berprestasi,” tutupnya.
Sementara itu, Bupati Kubu Raya Sujiwo menyampaikan pentingnya regenerasi kepengurusan agar organisasi dapat berjalan optimal.
“Saya berharap Muskab ini benar-benar melahirkan ketua dan pengurus yang mumpuni. Pengurus sebelumnya banyak yang tidak aktif, ini harus kita perbaiki,” ungkapnya.
Ia mengakui bahwa kesibukannya sebagai kepala daerah membuat dirinya tidak bisa lagi memimpin organisasi secara langsung, sehingga diperlukan kaderisasi.
“Saya ingin fokus menjalankan tugas sebagai kepala daerah. Tantangan ke depan sangat besar, sehingga saya harus totalitas bersama jajaran pemerintah daerah,” jelas Sujiwo.
Meski demikian, ia menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung Perbakin Kubu Raya.
“Walaupun saya tidak menjadi ketua lagi, saya pastikan akan memberikan dukungan penuh, saya akan back up Perbakin Kubu Raya,” tuturnya.
Sujiwo juga menilai Kubu Raya memiliki potensi besar dalam mencetak atlet menembak, didukung keberadaan berbagai satuan militer dan fasilitas latihan.
“Kubu Raya ini gudangnya atlet penembak, banyak sekali potensi dari TNI, Polri, hingga anak-anak muda kita. Lapangan tembak juga tersedia di banyak tempat,” katanya.
Namun demikian, ia menekankan bahwa potensi tersebut harus didukung oleh kepengurusan yang serius dan aktif.
“Kuncinya ada di pengurus, kalau pengurusnya serius, saya yakin Perbakin Kubu Raya bisa berkembang pesat,” tutupnya.
Muskab Perbakin Kubu Raya ini diharapkan menjadi titik awal pembenahan organisasi sekaligus penguatan pembinaan atlet menembak di daerah, guna meningkatkan prestasi di tingkat provinsi maupun nasional. (r/*)
