![]() |
| Ketua DPRD Kaltara, H. Achmad Djufrie, menghadiri pertemuan strategis bersama Gubernur Kaltara, H. Zainal A. Paliwang serta Direktur Utama dan jajaran PT INTRA. (Foto:humasdprd) |
Pertemuan tersebut membahas peluang investasi pengembangan jalur kereta api lintas Kalimantan Utara. PT INTRA menyatakan minatnya untuk berinvestasi dalam pembangunan infrastruktur transportasi tersebut, yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kaltara.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menyambut positif rencana tersebut. Gubernur Kaltara menilai investasi ini sebagai langkah strategis dalam membuka akses transportasi yang lebih efisien, khususnya untuk mendukung pengembangan kawasan perbatasan.
Namun demikian, terdapat lima aspek penting yang perlu dipenuhi untuk merealisasikan investasi tersebut, yakni dukungan kebijakan melalui Peraturan Daerah (Perda), pembebasan lahan, perizinan, off taker agreement, serta surat dukungan.
Dalam pertemuan itu, Gubernur menyampaikan bahwa dukungan kebijakan melalui Perda telah dipenuhi bersama DPRD. Sementara empat aspek lainnya akan diproses secara bertahap, seiring dengan rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pihak terkait.
Ketua DPRD Kaltara, Achmad Djufrie, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya pemerintah daerah dalam mendorong investasi strategis, khususnya di sektor infrastruktur. Ia menekankan pentingnya sinergi antara legislatif, eksekutif, dan investor dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
“Kolaborasi yang kuat menjadi kunci agar rencana besar seperti ini dapat terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Dengan adanya rencana pengembangan jalur kereta api ini, Kaltara diharapkan ke depan memiliki sistem transportasi yang lebih modern, terintegrasi, serta mampu meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional maupun regional. (humasdprd)
