![]() |
| Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memberikan sambutan sebelum memulai Sahur On The Road. (Foto:prokopim) |
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi inisiatif para komunitas motor yang memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat silaturahmi sekaligus berbagi kepada masyarakat.
“Ini menunjukkan para bikers punya satu hati yang sama, yaitu untuk saling berbagi dan mempererat silaturahmi di bulan Ramadan. Saya mengapresiasi kegiatan ini dan semoga memberi dampak positif bagi kita semua,” ujarnya.
Edi berharap komunitas motor dapat menjadi contoh bagi para pengguna jalan lainnya dengan mengedepankan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas. Menurutnya, peran komunitas sangat penting dalam menciptakan suasana berkendara yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Diharapkan para bikers bisa menjadi contoh bagi pengendara lain sehingga tercipta kenyamanan dan keamanan di jalan. Semoga Pontianak menjadi kota yang damai, dilindungi Allah dan dijauhkan dari berbagai bencana,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Barat Yuliansyah mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi antar komunitas motor di Kalbar. Ia menegaskan komunitas motor harus mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.
“Saya ingin selalu membangun silaturahmi dengan teman-teman. Sebagai komunitas motor kita harus menjadi pelopor keselamatan, termasuk mengayomi adik-adik agar tidak melakukan balap liar,” katanya.
Dalam dua bulan terakhir telah terjadi dua korban akibat balap liar di wilayah Pontianak. Karena itu, komunitas motor diharapkan dapat berperan aktif mengedukasi generasi muda agar menyalurkan hobi otomotif secara positif. Yuliansyah juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat Pontianak akan menjadi tuan rumah jambore komunitas motor yang diikuti berbagai klub dari Kalimantan Barat sebagai upaya memperkuat solidaritas sekaligus mempromosikan kegiatan otomotif yang aman dan tertib. ( */r)
