![]() |
| Apel pagi perdana sekaligus kegiatan Halal Bihalal di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang digelar di Halaman Kantor Gubernur. (adpim) |
“Terkait isu merumahkan PPPK, saya pastikan dan tegaskan bahwa kami berupaya semaksimal mungkin agar tidak sampai pada langkah tersebut. Kita kelola APBD dengan baik agar belanja pegawai tetap di bawah 30 persen sehingga nasib PPPK tetap aman,” tegas Ria Norsan saat memimpin apel pagi perdana sekaligus kegiatan Halal Bihalal di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang digelar di Halaman Kantor Gubernur, Senin (30/3/2026).
Turut hadir Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan, Sekretaris Daerah dr. H. Harisson, para Kepala Perangkat Daerah, serta ribuan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Dalam momentum tersebut, Gubernur memberikan perhatian khusus terhadap kepastian nasib Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta kedisiplinan ASN pasca libur panjang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Terkait wacana penerapan sistem kerja empat hari dalam seminggu yang berkembang di tingkat nasional, Gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat masih menunggu regulasi resmi dari pemerintah pusat.
“Untuk sistem kerja empat hari seminggu, kita masih menunggu arahan resmi dari Pemerintah Pusat. Saat ini yang terpenting adalah seluruh ASN kembali bekerja optimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Gubernur juga menekankan pentingnya kedisiplinan ASN di hari pertama masuk kerja. Ia menyampaikan akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan pelayanan publik berjalan normal dan tidak terganggu.
“Libur sudah cukup panjang, hari ini harus sudah masuk semua. InsyaAllah saya akan melakukan sidak. Tidak ada alasan untuk tidak produktif karena pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh ASN untuk memperkuat integritas, mengubah pola pikir dalam bekerja, serta menjadikan pengabdian sebagai ladang amal dalam melayani masyarakat Kalimantan Barat.
“Mari kita bekerja dengan hati, ikhlas, cerdas, dan cepat. Jadikan tugas pengabdian ini sebagai ladang amal untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pesannya.
Kegiatan apel pagi kemudian dilanjutkan dengan halal bihalal dan salam-salaman antara pimpinan daerah dan seluruh ASN sebagai simbol mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. (*/r)
