Tanah Longsor di Bukit Cabe Bintang Sudah Bisa Dilewati

Editor: Antonius
Sebarkan:

Anggota Damkar Sappakad 137 saat membersihkan dengan menyemprot lokasi tanah yang longsor di bodi jalan raya (foto best) 
LANDAK, suaraborneo.id - Tanah longsor dan pohon tumbang di jalan raya wilayah Bukit Cabe, Dusun Bintang, desa Pahauman, kecamatan Sengah Temila, kembali terjadi akibat hujan deras pada  Kamis (09/03/2023) sore. 

Akibat longsor ini menyebabkan ratusan kendaraan terhenti tidak bisa lewat selama hampir 3 jam. 

Menurut salah satu anggota Damkar Sappakad 137 Pahauman, Yohanes Best, saat dikonfirmasi mengatakan setelah mendapat informasi anggota Damkar Sappakad 137 langsung turun ke lokasi dengan membawa peralatan mesin lengkap untuk memotong pohon dan menyemprot tanah yang sudah menutupi badan jalan raya. 

" Pengerjaan dimulai sekitar pukul 22:00 Wib dan selesai dikerjakan pukul 00: 30 Wib, melihat waktu dua jam setengah, karena kondisi pada malam hari pekerjaan belum semua tuntas, namun diutamakan supaya kendaraan bisa lewat, " kata Yohanes Bes. 

Selain Damkar Sappakad 137 juga ada Damkar Tumahe Raya dari Desa Paloan. Sedangkan dari keamanan anggota Polsek dan Koramil Sengah Temila. 

"Tanah longsor di lokasi ini, bukan hanya baru kali ini, tapi sudah sering kali. Kalau dilihat dari kondisi, jika hujan deras lagi masih bisa terjadi lagi. Karena masih banyak pohon yang sudah miring ke jalan raya. Jadi lokasi ini masih sangat rawan, " ungkap Yohanes Best. 

Diakui Yohanes Best, walaupun bukan tupoksi dari Damkar Sappakad 137 untuk menangani tanah longsor itu, namun demi rasa kemanusiaan dilakukan untuk memperlancar agar kendaraan bisa lewat. 

" Kami mohon maaf kepada pemerintah daerah khusus BPBD Landak, karena sudah dengan cepat mengambil inisiatif membersihkan lokasi dengan penyemprotan dan sekarang kendaraan sudah bisa lewat dan lancar," ucap Yohanes Best. (Anton) 






Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini