-->




Tim Sepak Bola Sambas Raih Emas di Porprov Kalbar XIII 2022

Editor: Asmuni
Sebarkan:

Tim sepakbola Sambas saat berlaga melawan tim sepakbola Kota Pontianak di Porprov XIII Kalbar. 
PONTIANAK, Suaraborneo.id - Tim sepak bola Kabupaten Sambas keluar sebagai juara usai menyudahi pertandingan final melawan Kota Kontianak dengan skor 2-0 dalam lanjutan Porprov Kalbar Ke XIII cabang olah raga (Cabor) sepak bola di stadion Sultan Syarif Abdurrahman. Rabu (26/11/2022).

Ketua Askab PSSI Kabupaten Sambas, Eko Suprihatino yang juga merangkap manager tim, ditemui usai pertandingn menyampaikan jika pertandingan final adalah misi balas dendam, setelah pada penyisihan grup kota pontianak mengalahkan tim sepak bola Kabupaten Sambas dengan skor tipis 1-0.

"Alhamdulillah  anak-anak bermain sangat bagus, sesuai yang kami harapkan dan pertandingan final  ini adalah misi balas dendam kami, setelah sebelumnya mereka mengalahkan kami 1-0 di babak penyisihan," ujarnya. 

Saat ditanya mengenai target dan prospek kedepan timnya, Eko Suprihatino menyampaikan jika tim Kabupaten Sambas Sudah bermain sesuai target yaitu menargetkan emas untuk Cabor Sepak Bola Porprov Kalbar Ke XIII. 

"Ini adalah sejarah bagi kami, semuanya sesuai target, kami memang menargetkan emas untuk tahun ini untuk sepak bola, semua berjalan lancar kami memenangkan pertandingan dan meraih emas dan untuk kedepannya tim akan bermain di liga tiga indonesian, saya berharap semoga berjalan lancar," harap Eko Suprihatino. 

Sementara itu, dikesempatan yang sama, Hamdani, selaku pelatih kepala dari tim Kota Pontianak menyampaikan jika timnya dalam pertandingan final kurang fokus dalam menghadapi pertandingan banyak nya miss komunikasi di lapangan terutama di lini belakang. 

"Untuk pertandingan final sore hari ini, tim bermain tidak cukup baik terutama di lini pertahanan tidak adanya komunikasi yang baik, itu terbukti dari 2 gol yang tercipta, pemain kami kurang fokus dalam menjaga lawan," tuturnya.

Hamdani menyampaikan, kedepannya tim sepak bola Kota Pontianak akan melakukan beberapa perubahan namun tidak menghapus semua pemain. 

"Tentunya evaluasi bagi tim tetap ada,  untuk pemain yang kurang disiplin akan kita ganti dengan pemain lain, nanti kita akan selalu pantau setiap pemain dan mengambil pemain dari setiap kecamatan untuk kita jadikan pemain. Sekali lagi untuk tim ini akan tetap ada termasuk pemain, hanya ada beberapa pemain yang akan kita ganti,"  tutupnya. 

Untuk gol pertama tercipta babak pertama melalui gol bunuh diri pemain belakang tim Kota Pontianak dan gol pamungkas tercipta di menit 60 babak kedua lewat lesatan tendangan First Time pemain tengah bernomor punggung 6, Tomy Ramija. (fd) 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini