-->




3 Poin Arahan Presiden RI, Fransiskus Diaan: Kapuas Hulu Siap Mewujudkannya

Editor: Asmuni
Sebarkan:

Kegiatan Pengendalian Inflasi di Daerah, Tindak Lanjut Afirmasi Bangga Buatan Indonesia dan Sasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Foto:pkm/kh
JAKARTA, Suaraborneo.id - Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, menghadiri Undangan Pertemuan Presiden berkenaan Pengendalian Inflasi di Daerah, Tindak Lanjut Afirmasi Bangga Buatan Indonesia dan Sasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Ruang Cendrawasih Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (29/9/2022).

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh jajaran terkait untuk menindaklanjuti aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia (BBI) dengan mempercepat realisasi komitmen belanja produk dalam negeri.

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi dalam pengarahan kepada seluruh Menteri, Kepala Lembaga, Kepala Daerah, Pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam), Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda), dan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati).

"Jangan sampai, sekali lagi, dalam posisi ekonomi yang tidak mudah ini, APBN, APBD yang uangnya dikumpulkan dari pajak, dari Bea Cukai, dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), dari dividen BUMN, dikumpul, kemudian ditransfer ke daerah tapi belinya barang-barang impor,” tegas Presiden.

Secara khusus, Presiden menekankan untuk membeli produk yang diproduksi oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta Koperasi. Presiden juga mengapresiasi semakin banyaknya produk UMKM dan Koperasi yang masuk ke dalam e-katalog.

"Saya senang, alhamdulillah dari target yang saya berikan 1 juta untuk akhir tahun, produk-produk UMKM dan Koperasi yang telah masuk ke e-katalog sudah mencapai di atas 1 juta yang sebelumnya baru 50 ribu, melompat cepat sekali,” ungkapnya.

Terdapat tiga poin dalam pengarahan Presiden Joko Widodo, diantaranya mengenai pengendalian inflasi di daerah, tindak lanjut aksi afirmasi bangga buatan Indonesia dan pembahasan mengenai pensasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Menanggapi instruksi tersebut, secara tegas Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan mengatakan bahwa Kabupaten Kapuas Hulu siap menjalankan arahan dan pesan dari orang nomor satu di RI itu.

"Saya berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menggelorakan aksi Bangga Buatan Indonesia, yang mana merupakan salah satu strategi percepatan pemulihan ekonomi akibat wabah pandemi Covid-19 melalui penggunaan produk dalam negeri yang diproduksi oleh UMKM," tutur Bupati.

Terkait menekan angka kemiskinan, Bupati yang akrab dipanggil Sis ini siap berupaya semaksimal mungkin untuk menekan jumlah kemiskinan, khususnya di Kabupaten Kapuas Hulu.

"Yang jelas, berbagai pesan dan amanat yang disampaikan Presiden Republik Indonesia, Kabupaten Kapuas Hulu siap mewujudkannya," tegas Fransiskus Diaan.

Dengan Visi Kapuas Hulu HEBAT, yaitu ingin mewujudkan Kabupaten Kapuas Hulu yang Harmonis, Enerjik, Berdaya Saing, Amanah dan Terampil, maka kita optimis dan siap menyelaraskan berbagai pesan dan Visi-Misi Pemerintah Pusat ini dengan sebaik mungkin,” tutupnya. (pkm/kh)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini