-->


Tekan Inflasi, Pemprov Kalbar Bagikan Seribu Paket Bahan Pangan di Sanggau

Editor: Asmuni
Sebarkan:

Penyerahan paket bazar pangan murah untuk masyarakat di Kabupaten Sanggau.
Sanggau Kalbar, suaraborneo.id - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menggelar bazar pangan murah untuk masyarakat di Kabupaten Sanggau. Sebanyak 1.000 paket bahan pangan seharga Rp100.000 yang telah disubsidi oleh donatur dibagikan cuma-cuma bagi penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di tiga lokasi.

"Per paket itu seharga seratus ribu, tapi sudah ada donatur yang membayarnya, sehingga bapak ibu sekalian tidak perlu lagi membayar, asalkan ada kuponnya. Sasarannya adalah penerima PKH, masyarakat kurang mampu intinya," ujar Gubernur Kalbar, Sutarmidji saat membuka gelar pasar murah di Kantor Camat Kapuas, Sanggau, Jumat (26/8/2022).

Sutarmidji mengatakan, bazar pangan murah ini untuk menekan inflasi dan menstabilkan harga bahan pangan. 

"Isi paketnya ada beras, gula, minyak goreng dan lain-lain. Ini (beras, gula, minyak goreng) kan penyumbang inflasi, nah supaya stabil harganya kita lakukan bazar murah," tambahnya.

Pemprov Kalbar, lanjut dia, akan terus memantau perkembangan harga bahan pangan di pasaran. Dikatakan, bila terjadi lonjakan harga bahan pangan penyumbang inflasi, tak menutup kemungkinan Pemprov Kalbar akan kembali melakukan bazar pangan murah ini.

"Nanti misalnya, kalau harga telur melonjak, ya kita akan adakan pasar murah telur. Kedepan kita masih menggelar bazar seperti ini lagi, tapi mungkin di lokasi lain," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Sanggau Paolus Hadi menjelaskan, 1.000 paket bahan pangan tersebut dibagikan ke masyarakat di Kecamatan Kapuas dan Kecamatan Tayan Hulu. Khusus di Kecamatan Kapuas, pembagian bahan pangan dilaksanakan di Kantor Camat Kapuas dan di Kantor Desa Sungai Mawang.

"Intinya diatur penerimanya, ini penerima PKH yang dapat tapi bukan program pengentasan kemiskinan, ini untuk menekan inflasi ditempat kita. Di Sanggau, kita atur supaya tertib, tepat sasaran dan bisa ber-impact lah untuk membantu masyarakat tidak mampu," kata Paolus Hadi. (Bry)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini