Rakerda Diharapkan Menghasilkan Program Kerja yang Memajukan Gereja dan Pelayanan Jemaat

Sebarkan:

Wakil Bupati Melawi, Kluisen saat membuka rapat kerja daerah (Rakerda) ke-1 Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Belimbing Raya
Melawi Kalbar, Suaraborneo.id - Wakil Bupati Melawi, Kluisen membuka secara resmi rapat kerja daerah (Rakerda) ke-1 Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Belimbing Raya, di GKII Laodikia Soyong. Selasa (02/08/2022). 

Ketua GKII Daerah Belimbing Raya, Pdt. Evafras F. Denist, M.Th dalam sambutannya mengatakan, Rakerda ke-1 GKII Daerah Belimbing Raya merupakan implementasi AD/ART GKII serta keputusan konferensi pertama di GKII Emaus Batu Buil.

Selanjutnya, Pdt. Evafras mengatakan, kegiatan ini berlangsung dari tanggal 1 - 4 Agustus 2022, dengan mengangkat tema, Bertumbuh, Bertambah dan Berdampak dengan sub tema, melalui Rakerda ke-1 GKII Daerah Belimbing Raya Wilayah II Kalbar mengokohkan tekad untuk menjadi gereja misioner yang berdaya saing unggul di tengah berbagai realita tantangan dan fenomena disrubsi pada era masyarakat digital saat ini.

“Melalui tema ini saya mengajak peserta Rakerda untuk memiliki komitmen secara bersinergi untuk bertumbuh, bertambah, dan berdampak, serta melaksanakan pelayanan yang Tuhan percayakan kepada kita semua, yang pada akhirnya kita menjadi terang bagi masyarakat dimanapun kita berada,” ungkapnya.

Evafras juga menekankan 2 agenda penting pada Rakerda tersebut yaitu, sebagai wadah bekerjasama dalam membangun pelayanan dan menentukan, menyusun, serta menetapkan program kerja GKII Daerah Belimbing Raya sebagai landasan kerja pelayanan ke depan.

Sementara itu, Wakil Bupati Melawi, Kluisen, dalam sambutannya menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan Rakerda yang dilaksanakan oleh Badan Pengurus GKII Daerah Belimbing Raya. Menurutnya, Rakerda merupakan momentum untuk mengevaluasi program kerja yang sudah pernah dilakukan dan menyusun kerangka kerja untuk satu tahun ke depan.

“Saya berharap Rakerda ini memberikan makna bahwa gereja bukan hanya sebagai tempat beribadah saja, tetapi harus memiliki peranan sebagai pusat pembangunan masyarakat. Gereja dan Pemerintah harus bahu membahu bersama pihak lainnya dan berkolaborasi membangun program dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. 

Wakil Bupati berharap Rakerda ini akan dapat menghasilkan program-program kerja yang memajukan gereja dan pelayanan jemaat sesuai dengan visi dan misi GKII serta bersinergi dalam menjalankan fungsinya sebagai mitra kerja pemerintah.

“Pada kesempatan ini, saya mengajak jemaat untuk membantu pemerintah dalam penanganan masalah stunting dan memerangi bahaya narkoba di tengah-tengah masyarakat, terutama bagi generasi muda sebagai generasi yang akan melanjutkan estafet pembangunan bangsa,” ajaknya. 

Wakil Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada tokoh agama beserta jemaat GKII yang telah melakukan pembinaan umat sehingga dapat membantu program pemerintah dalam meningkatkan program mental spiritual di masyarakat. 

Turut hadir pada kegiatan tersebut Kapolres Melawi, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi, Plt. Camat Belimbing, Sekretaris GKII Wilayah II Kalimantan Barat, Ketua GKII Daerah Belimbing Raya, Badan Pengurus Jemaat GKII, Kepala Desa Batu Buil.(hms/Fariz/tio)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini