Dari 70 Titik, 64 Titik Tower yang Disetujui Kominfo

Sebarkan:

Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Florensius Ronny. Foto:int. 
Sintang Kalbar, Suaraborneo.id – Di Kabupaten Sintang, masih banyak desa yang belum bisa mengakses jaringan internet, sehingga seringkali dikeluhkan masyarakat. Salah satunya Desa Gamba Raya, Kecamatan Kelam Permai. Oleh karena itu, mereka berharap agar pemerintah membangun tower supaya akses telekomunikasi semakin lancar.

Merespon permintaan warga tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Florensius Ronny belum lama ini mengatakan, usulan pembangunan tower selalu disampaikan pada pihak terkait. 

"Tahun ini usulan pembangunan tower di Kabupaten Sintang ke Kominfo ada 70 titik. Namun, yang disetujui 64 titik," kata Florensius Ronny kepada wartawan. 

“Dari jumlah tersebut, Desa Gemba Raya belum mendapatkan jatah pembangunan tower. Termasuk juga Desa Pelimping, Desa Sepan Lebang dan Desa Bengkuang. Yang disetujui di Kecamatan Kelam Permai hanya di Desa Sungai Pukat,” tambahnya 

Politisi Nasdem ini mengaku belum mengetahui alasan Kominfo belum merealisasikan semua usulan pembangunan tower di Kabupaten Sintang. Namun berdasarkan keterangan Diskominfo Kabupaten Sintang, pembangunan tower di Desa Sungai Pukat dipilih karena berada ditengah-tengah. Setelah dibangun tower diharapkan bisa membuka akses telekomunikasi desa-desa tetangga. Seperti Desa Sungai Labi dan Desa Bengkuang, Desa Pelimping, Desa Sepan Lebang dan Desa Gemba Raya.

“Nantinya, jika setelah dibangun tower di Sungai Pukat sinyalnya tidak sampai ke Desa Gemba Raya atau Desa Pelimbing. Maka kita akan mengusulkan lagi pembangunan tower di desa sekitar pada tahun berikutnya. Mudah-mudahan sebelum tahun 2024 semuanya sudah bisa mengakses sinyal telekomunikasi,” harapnya 

Ronny mengatakan, pemerintah Kabupaten Sintang sebetulnya bisa membangun tower. Namun sebatas tower Base Transceiver Station (BTS). Atau tower mini. Jangkauannya juga tidak terlalu jauh.

“Masalah jaringan telekomunikasi ini sangat penting. Karena bukan hanya sebagai media komunikasi biasa,” pungkas Ronny. (tim)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini