Rusmin Sebut Ada yang Janggal Pada Tatib Pemilihan Bakal Calon Ketua KONI Sekadau

Sebarkan:

Rusmin Nuryadin 
Sekadau Kalbar, Suaraborneo.id - Tata Tertib (Tatib) dan pemilihan Ketua KONI Kabupaten Sekadau periode 2022-2026 diduga ada beberapa kejanggalan serta tidak ada transparansi dari panitia. Hal ini dikatakan Rusmin Nuryadin mantan Ketua KONI Kabupaten Sekadau kepada wartawan, Senin (14/3/2022). 

Rusmin Nuryadin mengatakan, beberapa bakal calon ketua KONI pernah berkomunikasi terkait mekanisme pemilihan ketua KONI Kabupaten Sekadau dan disisi lain Caretaker sudah membentuk Tatib yang tidak diketahui mengacu kemana dan menurunnya, ada beberapa hal yang mengganjal.

"Bakal Calon ketua KONI mempertanyakan berkaitan dengan besarnya jumlah Cabor pendukung agar bisa menjadi calon ketua KONI. Seperti yang kita ketahui bahwa di Sekadau harus dengan surat dukungan dari 12 cabor barulah bisa menjadi calon ketua KONI. Sedangkan di Kabupaten lain hanya 20 persen dari Cabor yang ada," ujarnya

"Ada dua hal yang mengganjal yaitu transparansi dan penentuan dukungan 12 Cabor sebagai calon Ketua KONI, Ini yang dipertanyakan ada apa sebenarnya,"  tanyanya. 

Rusmin Nuryadin juga mengatakan, selaku mantan ketua KONI dirinya tidak bisa memberi jawaban yang pasti karena ini ranahnya Caretaker dan memang ada kepincangan disini serta ada yang  mengganjal. 

"Kesannya, Caretaker ini seakan akan-akan tidak transparan," katanya 

"Seharusnya ketika melakukan penjaringan harus diekspos di media masa sehingga diketahui masyarakat luas dengan draf Tatib seperti yang ditentukan, paling tidak ada transparansi dari Caretaker dalam rangka membuka penjaringan," jelasnya

"Saya tidak bisa menilai ini salah atau benar, yang jelas disini ada kejanggalan dan jika mereka minta Musorkab dibatalkan itu sah-sah saja karena itu ranahnya Cabor, jadi silahkan masing-masing Cabor menentukan sikapnya," pungkasnya. (Novi).

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini