Budi Santoso Nakhodai Ketua RAPI Daerah 21 Kalbar

Sebarkan:

Budi Santoso, SH,MM (kiri), Ketua Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Daerah 21 Kalimantan Barat Masa Bhakti 2022-2027 

Pontianak
, Suaraborneo.id - Budi Santoso, SH,MM (JZ21LBS) terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Daerah 21 Kalimantan Barat Masa Bhakti 2022-2027 dalam Musyawarah Daerah (Musda) VII, di Hotel Borneo Pontianak, Jumat (18/2/2022) malam.

Budi Santoso sebelumnya menjabat sebagai Ketua RAPI Wilayah 10 Kabupaten Landak masa Bhakti 2019-2021 dan selama 3 bulan mendapat mandat sebagai Ketua Sementara atau karateker Daerah 21 Kalbar guna mempersiapkan Musda VII.

Ketua RAPI Daerah 21 Kalbar terpilih, Budi Santoso (JZ21LBS) dalam pidatonya mengucapkan terimakasih atas kepercayaannya dan amanah sebagai ketua RAPI 21 Kalbar.

"Ayo kepada semua anggota RAPI dan Pengurus wilayah di Kalbar bantu saya bersama memajukan RAPI," ajak Budi Santoso.

Ketua Umum RAPI Nasional, H Riza Fachrial (JZ08AFT) mengucapkan selamat selamat atas terlaksananya Musda dan terpilihnya kepengurusan periode 2022-2027.

"Saya berpesan, pengurus RAPI itu harus siap melayani. Kami dari pengurus Nasional juga siap melayani kebutuhan dan siap melayani keinginan para anggota RAPI dan Pengurus RAPI se Nusantara,"ungkap Riza.

Riza juga memaparkan, RAPI pusat membuat gebrakan dengan meluncurkan program “Rumah RAPI”. Dengan program ini diharapkan RAPI sebagai organisasi, secara nasional memiliki gedung sendiri yang bukan saja berfungsi sebagai kantor, tapi juga manjadi simbol pemersatu bagi seluruh keluarga besar RAPI.

 “Program Rumah RAPI ini akan menjadi pembuktian bagi seluruh pengurus dan anggota RAPI di seluruh Indonesia, seberapa besar kepedulian dan rasa memiliki mereka kepada pembesaran organisasi RAPI,” ungkapnya.

Saatnya seluruh keluarga besar RAPI bersatu, bahu membahu gotong-royong, bekerjasama mewujudkan tujuan organisasi yang lebih besar. 

"Letakkan persoalan organisasi di atas persoalan pribadi, tidak ada lagi dikotomi pengurus lama dan baru, hilangkan mentalitas yang mengkotak-kotakan karena kita semua adalah keluarga besar RAPI,”ungkapnya.

Sementara itu, mewakili Gubernur Kalbar, Sekretaris Daerah Kalbar, Harisson saat membuka Musda mengatakan, Keberadaan RAPI juga sangat bermanfaat, apalagi pada saat terjadi bencana.

"Pemerintah sangat terbantu dengan keberadaan RAPI ini, terutama saat terjadinya bencana. Semoga dengan terselenggaranya Musda VII RAPI, akan terpilih kepengurusan yang serius dalam mengelola organisasi ini untuk menjadi lebih baik, serta dapat membantu pemerintah dan masyarakat melalui program bantuan komunikasi radio antar penduduk," harap Harisson.

Sebagai informasi, Organisasi RAPI Daerah 21 Kalimantan Barat merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang mempunyai tugas dan fungsi diantaranya, membantu pemerintah dalam bidang komunikasi radio untuk menyampaikan berita yang bersifat darurat manakala infrastruktur komunikasi yang tersedia tidak berfungsi akibat bencana.

"Membantu pemerintah melalui bantuan komunikasi radio pada pemantauan lalu lintas mudik dan arus balik lebaran dengan mengingat Kota Pontianak merupakan barometer pusat kota yang menjadi sentral jalan perlintasan, baik dalam maupun luar Kalimantan,"ungkapnya.

Selanjutnya, RAPI ikut membantu pemerintah melalui bantuan komunikasi dalam memantau situasi lalu lintas dan Kamtibmas pada saat Natal dan Tahun Baru.

"Bantuan komunikasi lain yang diminta oleh Pemerintah Kalimantan Barat,"ujarnya. (rls). 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini