Hari Ini Kasus Positif Covid-19 di Kalbar Bertambah 123 Orang

Sebarkan:

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson 

PONTIANAK, suaraborneo.id - Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 melalui Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson mengumumkan adanya penambahan 123 kasus konfirmasi baru positif Covid-19 di Kalbar Pada Jumat (4/6/2021).


Penambahan kasus baru ini berdasarkan hasil Uji Laboratorium terhadap 650 sampel swab. Dari 123 orang kasus baru itu terdapat 19 orang diantaranya dirawat di rumah sakit. 


Kasus baru ini tersebar di Kota Pontianak 21 orang, Bengkayang 1 orang, Kayong Utara 6 orang, Ketapang 3 orang, Kubu Raya 5 orang, Landak 23 orang, Mempawah 10 orang, Sambas 14 orang, Sanggau 9 orang, Sekadau 1 orang, Kota Singkawang 18 orang Melawi 11 orang dan luar wilayah 1 orang.


“Untuk kasus konfirmasi Covid-19 di Kalbar pada Jumat 4 juni 2021, terdapat 123 kasus baru, berdasarkan Uji Laboratorium terhadap 650 sampel,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Harisson, Jumat (4/6/2021).


Untuk kasus terbanyak kali ini terdapat di Kabupaten Landak ada 23 orang. Menurut Harisson, ditemukannya banyak kasus di Landak dikarenakan Pemkab Landak gencar melakukan testing dan tracing terhadap masyarakat, sehingga penyebaran Covid-19 mudah terdeteksi secara dini untuk memudahkan penanganannya.


“Karena Landak melakukannya (testing dan tracing) lebih tinggi setelah Kota Pontianak, maka kasus konfirmasinya pun tinggi,” kata Harisson.


Sementara untuk kasus sembuh harin ini kata Harisson, ada sebanyak 105 orang tersebar di Kota Pontianak 20 orang, Kubu Raya 13 orang, Sanggau 2 orang, Sekadau 8 orang, Melawi 3 orang, Sintang 3 orang, Kapuas Hulu 7 orang, Bengkayang 25 orang, Landak 21 orang, Kota Singkawang 1 orang dan luar wilayah 2 orang. 


Adanya penambahan kasus baru itu, membuat total kasus konfirmasi Covid-19 di Kalbar hingga hari ini ada sebanyak 11.276 orang, kasus aktif 659 orang atau 5.84 persen, kasus sembuh 10.513 orang atau 93,23 persen dan kasus meninggal dunia sebanyak 104 orang atau 0,92 persen.(TN).

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini