Warga Garut Ditemukan Tewas Gantung Diri di Ketapang

Sebarkan:

Pihak kepolisian saat identifikasi (Foto:ist) 

KETAPANG, suaraborneo.id - Seorang laki-laki ditemukan tergantung pada seutas tali dalam keadaan tak bernyawa di dahan pohon, di Desa Tempurukan, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, pukul 08.30 Wib, Kamis (6/5/2021) pagi.

Mayat laki-laki itu bahkan masih mengenakan sepatu boot berkaos kaki berwarna merah. Kejadian itu pun sontak membuat warga Kabupaten Ketapang heboh. 


Video amatir peristiwa penemuan mayat tersebut juga viral di media sosial. Peristiwa tersebut diketahui terjadi di Desa Tempurukan Kecamatan Muara Pawan. 


Kapolsek Muara Pawan Ipda Bagus Tri Baskoro membenarkan kejadian itu. "Lokasi penemuan mayat tersebut berada sebuah lahan kosong di RT 01/RW 01 Desa Tempurukan, Kecamatan Muara pawan Kabupaten Ketapang," jelas Kapolsek Muara Pawan, Ipda Bagus Tri Baskoro.


Kapolsek Muara Pawan Ipda Bagus Tri Baskoro menjelaskan, mayat tersebut ditemukan pertama oleh warga sekitar pukul 08.30 Wib. 


"Saksi terkejut melihat sesosok mayat laki-laki yang sudah dalam posisi menggantung di atas pohon Albasia. Selanjutnya saksi langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT 01, serta perangkat desa dan selanjutnya melaporkan ke Polsek Muara pawan," tuturnya.


Setelah mendapatkan laporan dari warga masyarakat, Polisi langsung menuju ke lokasi penemuan mayat dan melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk selanjutnya membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Agos Djam Ketapang untuk dilakukan Visum Et Repertum.


“Informasi yang kita dapatkan bahwa korban sendiri baru 10 hari bekerja di pabrik tahu milik saudara Iyan Hiari  yang berada di Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara pawan," jelas Kapolsek. Diketahui mayat laki-laki itu bernama Robi Adrian Kelahiran Garut, 02 Februari 2000.


"Alamat KTP Kp Cikanyere RT 02/RW 04, Desa Awassagara, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, alamat sekarang di Jalan Ketapang-Siduk RT 12, Dusun Kali Baru, Desa Sungai Awan Kiri," pungkasnya.(TN).

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini