Distan Landak Siapkan 8 Progam Utama

Editor: suaraborneo.id author photo


LANDAK, suaraborneo.id
- Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak telah melakukan proses pelaksanaan penyusunan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) Kabupaten Landak tahun 2022 sudah sampai pada tahapan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan.

Musrenbang kecamatan adalah forum musyawarah yang dilakukan oleh stakeholders ( Pemangku kepentingan) kecamatan untuk mendapatkan masukan prioritas kegiatan dari desa serta menyepakati kegiatan lintas desa di kecamatan tersebut sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja SKPD Kabupaten pada tahun 2022.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak, Sabirin mengatakan saat ini ada delapan fokus program utama pertanian yang akan dilakukan tahun 2022.

Saya meminta seluruh jajarannya melakukan terobosan dan inovasi sesuai arahan Bupati Landak untuk mewujudkan prioritas pembangunan daerah kabupaten Landak Tahun 2022, " pinta Sahbirin, melalui keterangan tertulis, Sabtu (6/2/2021).

Dijelaskannya, Program tersebut antara lain pengelolaan sumber daya ekonomi untuk kedaulatan dan kemandirian pangan, peningkatan diversifikasi dan ketahanan pangan masyarakat, penyediaan dan pengembangan sarana pertanian, penyediaan dan pengembangan prasarana pertanian, pengendalian dan penanggulangan bencana pertanian, penyuluhan pertanian, pengelolaan perikanan budidaya, pengendalian kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner.

" Diperlukan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Pertanian yang maju karena mempengaruhi dalam pencapaian target program yang telah direncanakan," jelas Sabirin.


Kasubbag Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak,I rawan Prastomo menambahkan, program pembangunan pertanian tahun 2022 akan diarahkan mendukung dua prioritas pembangunan daerah Kabupaten Landak tahun 2022 dan mengacu pada RPJMD Kabupaten Landak 2017-2022 yaitu percepatan penanggulangan kemiskinan, dan pengembangan sumber daya alam yang berdaya ungkit bagi perekonomian.

Sektor pertanian diharapkan terus mampu dapat berkontribusi dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Landak dan penurunan angka kemiskinan dari tahun 2020 yaitu sebesar 11,12% terutama di masa pandemi Covid-19.

"Kami juga masih fokus pada peningkatan produksi pertanian demi menjaga ketahanan pangan masyarakat di masa pandemi Covid-19. Selain itu, penentuan prioritas tersebut juga tidak terlepas dari berbagai kebijakan pemerintah provinsi dan pusat serta masih berfokus pada penanganan pandemi Covid-19 yang diharapkan dapat berakhir pada tahun 2021 ini," harap Irawan. (Ira/Anton)



Share:
Komentar

Berita Terkini