Ridi: Kasus DBD di Sekadau Menurun

Editor: Redaksi
Martinus Ridi 
SEKADAU, suaraborneo.id - Salah satu penyakit yang rentan pada saat musim hujan adalah penyakit demam berdarah atau demam berdarah dengue (DBD). Untuk di Kabupaten Sekadau sendiri, kasus DBD  menurun.

Hal tersebut dikatakan oleh Kabid P2P Dinas Pesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP Dan KB) Kabupaten Sekadau mengatakan, kasus dari bulan Januari hingga Juli, masih menurun.

"Untuk bulan Juli sendiri, baru ada 1 kasus," kata Ridi kepada media ini melalui pesan WhatsApp Selasa, (28/07/2020).

Kendati demikian, ia tetap mengingatkan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap penularan penyakit DBD.

"Mengingat ini masih musim hujan, mohon masyarakat agar tetap waspada terhadap DBD. Mencegah penyakit DBD dengan pemberantasan sarang nyamuk melalui 3M plus. Menguras bak air, menutup tempat penampungan air, mengubur atau mendaur ulang barang bekas," kata Ridi.

"Jangan lupa pakai bodi lotion anti nyamuk, tidur pakai kelambu, menabur bubuk abate ke tempat pempungan air atau memelihara ikan pemakan jentik (cupang)," tambahnya. 

Terkait dengan adanya adaptasi kehidupan normal baru, dalam rangka pencegahan Covid19, Ridi tetap mengingatkan kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah diterapkan oleh pemerintah.

"Tetap waspada terhadap penularan DBD dan Covid19. Cegah covid19 dengan jaga jarak (Physical distancing), cuci tangan pakai sabun dan jika keluar rumah gunakan masker," pungkasnya. (tim)

Editor: Asmuni 
Share:
Komentar

Berita Terkini