Ditengah Pandemi Covid-19, Bupati Landak Ajak Warga Tanam Padi

Editor: Redaksi
LANDAK, suaraborneo.id – Walaupun saat ini masih dalam situasi pandemi virus corona (COVID-19) yang belum berakhir, tidak berarti menyurutkan langkah Bupati Landak Karolin Margret Natasa untuk mengedukasi masyarakat bergerak membangun kehidupan. Hal tersebut dibuktikan dalam acara tanam padi bersama kelompok tani “Coba Maju” di Takiukng, Desa Sidas, Kecamatan Sengah Temila, Senin (15/06/20).

Kegiatan penanaman padi yang dihadiri oleh Anggota DPR RI Cornelis bersama istri, Sekda Landak, Camat Sengah Temila serta anggota kelompok tani Coba Maju. Dalam arahannya usai melaksanakan tanam padi Bupati Landak mengajak masyarakat terus produktif meski masih dalam situasi pandemi virus corona.

“Semua orang sudah mengetahui saat ini masih pandemi corona, tapi kita apakah harus berdiam diri, jawabannya pasti tidak. Karena sebagai petani maka kita harus produktif supaya mampu mencukupi kebutuhan masyarakat kita,” jelas Bupati Landak.

Bupati Karolin mengatakan bahwa dirinya sengaja turun ke lapangan untuk mengetahui secara langsung permasalahan yang terjadi bagi petani.

“Sebagai pemerintah kita tidak ingin hanya memberikan saran bagi petani, memberikan bantuan benih, tapi juga harus turun ke lapangan untuk memberikan contoh yang baik serta untuk mendapatkan masukan dari petani secara langsung,” ungkap Karolin.

Lebih lanjut dirinya juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga diri dalam situasi pandemi virus corona.

“Corona ini yang kita takuti hanya 2, yakni virus ini belum ada obat dan bagi warga yang tinggal dikota maka menyebabkan ekonomi tidak berjalan dengan dampak kekurangan pangan. Oleh sebab itu, petani harus terus produktif supaya pangan kita tercukupi. Sedangkan untuk menghindari tertularnya bapak/ibu maka harus mengikuti protokol kesehatan dengan selalu pakai masker, jangan salam tangan atau bersentuhan,” jelas Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat.

Bupati Landak tak henti-hentinya mengajak masyarakat untuk terus optimis dalam menghadapi virus corona, hal ini dikatakannya mengingat kunci dari bebas virus corona tersebut saat ini hanya bergantung pada individu masing-masing.

“Semua masyarakat dapat tertular corona karena virus ini tidak melihat status sosial. Kaya miskin, pejabat atau bukan semuanya dapat tertular. Namun cara menghindarinya yakni disiplin diri dengan mengikuti protokol kesehatan yang sudah disampaikan oleh pemerintah. Yang paling penting jika sudah tes dan dinyatakan positif maka sebaiknya mengisolasi diri, jangan keluar rumah apalagi ke warung karena itu pasti menularkan penyakit kepada orang lainnya,” pintanya.

Penulis: MC
Share:
Komentar

Berita Terkini