Wartawan Sekadau Lakukan Rapid Test, Semuanya Non Reaktif

Editor: Redaksi
Pengambilan sampel darah oleh tenaga medis 
SEKADAU, suaraborneo.id - Antisipasi penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), puluhan wartawan di Kabupaten Sekadau lakukan Rapid Test di Puskesmas Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau Kalbar, Kamis (30/4).

Rapid Test para insan pers ini dimulai dari Rabu 29 April kemarin. Satu persatu para wartawan ini diambil sampel darahnya oleh petugas medis. 

Rapid Test terhadap para awak media ini adalah inisiatif pemerintah Kabupaten Sekadau melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) dan Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sekadau. 

Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Sekadau Antonius Sutarjo, mewakili rekan-rekan wartawan lainnya mengatakan, Rapid Test penting dilakukan mengingat mobilitas Wartawan sangat tinggi ketika memburu berita dilapangan. Selain itu menurutnya profesi sebagai Wartawan cukup rentan terpapar Covid-19 karena bisa sering bertemu dengan siapa saja.

"Para Jurnalis juga aktif dalam pemberitaan terkait Covid-19 dalam hal menyampaikan informasi kepada masyarakat," ungkap Tarjo. 

"Hari ini, giliran anggota IWO Sekadau menjalani Rapid Test. Semoga hasilnya non reaktif," harap Tarjo.

Ia mengucapkan terimakasih kepada pihak terkait atas terselenggaranya Rapid Test ini sehingga apapun hasilnya tentu untuk diindahkan bersama-sama agar mematuhi protokol kesehatan dari Pemerintah.

Ditempat terpisah, Plt. Dinkes PP dan KB Kabupaten Sekadau, Henry Alpius mengatakan, terkait dengan pelaksanĂ am repid test, tujuannya untuk skrenning awal dan pemetaan penularan dalam upaya pencegahaan penyebaran Covid-19 terutama pada kelompok rentan. Maka Dinkes melakukan repid test secara masip pada tenaga kesehatan, orang dalam pemantauan (ODP), kelompok rentan (lansia dengan penyakit kronis) dan para wartawan yang selalu bekerja dan rentan kontak dengan masyarakat yang mungkin telah tertular. 

"Terkait repid test yang dilaksanakan hari ini kita lakukan kepada IWO "hasilnya cukup baik (non reaktif). Namun kita minta supaya tetap mengikuti imbuan pemerintah," ungkap Henry Alpius yang juga juru bicara Gugus Tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Sekadau. (red) 

Editor: Asmuni 

Share:
Komentar

Berita Terkini