Polres Gumas Siapkan 10 Ton Beras untuk Warga Tak Mampu

Editor: Redaksi
KALTENG, suaraborneo.id – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si menginstruksikan seluruh anggota Polri yang ada di Polda/Polres jajaran untuk menyisir dan mendata warga yang belum terdata mendapatkan bansos pemerintah. Terutama bagi warga yang terdampak Covid-19. 

Melalui program bakti sosial masa pandemi Covid-19, Kepolisian Resor Gunung Mas (Polres Gumas), Polda Kalteng menyiapkan 10 ton beras untuk warga yang tidak mampu dan tidak berpenghasilan akibat wabah Corona di wilkum Polres Gumas, Selasa (28/4/2020) pagi. 

Kapolres Gumas AKBP Rudi Asriman, S.I.K., menuturkan, program bakti sosial ini merupakan program langsung Kapolri kepada seluruh Polres jajaran yang ada di Indonesia pada masa pandemi dan pelaksanaan Bulan Suci Ramadan. 

“Total 10 Ton Beras kami sediakan untuk dibagikan kepada warga yang terdampak Corona, lanjut usia, janda tidak mampu, anak yatim serta warga tidak mampu," ujar Kapolres Gumas.

Orang nomor satu di Polres Gumas ini memastikan bantuan sembako berupa beras tersebut akan tersalur dengan pengawalan yang sangat ketat, tentunya melalui koordinasi pemerintah Kapubaten, Kecamatan, Lurah hingga ke tingkat Desa.

“Kita ada tim khusus, seperti Reskrim, Intel, Binmas dan Bhabinkamtibmas yang terkoordinasi mulai Kabupaten hingga Desa untuk memastikan bantuan ini nantinya tepat sasaran,” jelas Kapolres Gumas.

Saat ini, sebelum bantuan tersebut disalurkan, personil tengah ditugaskan melakukan pendataan langsung di setiap desa dan kelurahan untuk memudahkan penyaluran. 

“Saat ini personil terjun langsung ke lapangan karena kalau kita hanya terpaku pada data pemerintah desa, kadang hanya pendukungnya saja yang dikasi,” tutup Kapolres Gumas. (Humas/TS).

Editor: Asmuni 
Share:
Komentar

Berita Terkini