PDP Rujukan Dari Sekadau Meninggal Dunia di RSUD Ade M Djoen Sintang

Editor: Redaksi
Foto: ilustrasi 
SINTANG, suaraborneo.id – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh mengkonfirmasi bahwa pasien dalam pengawasan (PDP) 3, rujukan dari Kabupaten Sekadau meninggal dunia di RSUD Ade M Djoen Sintang, Sabtu (11/4) dini hari.

Diketahui pasien tersebut baru saja dirujuk ke Sintang dengan status PDP pada Jumat (10/4) kemarin. Dan meninggal dunia di ruang isolasi khusus.

“PDP 3 rujukan dari Kabupaten Sekadau tiba di Sintang tanggal 10 April pukul 17.00, Wib meninggal di ruang isolasi khusus RSUD Ade M Djoen Sintang tanggal 11 April pukul 01.50 WIB dengan status PDP dari Kabupaten Sekadau,” ujar Harysinto Linoh, Sabtu (11/4) siang.

Harysinto linoh menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan Rapid Test di Sekadau pasien tersebut negatif atau non reaktif, namun swab tenggorokan tetap akan dikirim ke Jakarta untuk di uji Lab di Balitbangkes RI.

“Hasil pemeriksaan Rapid Test dari Sekadau non reaktif ( negatif ), swab tenggorokan dilakukan di RSUD Ade M Djoen dan tetap akan dikirimkan ke Jakarta untuk diperiksa,” katanya.

Sementara untuk Pemulasaran jenazah pasien PDP rujukan dari Sekadau itu tetap akan dilakukan sesuai protokol Covid-19 dan diantar oleh tim evakuasi dari Dinkes dan Polres sintang.

“Pemulasaran jenazah tetap diperlakukan sesuai protokol Covid-19 dan jenazah diantar oleh tim evakuasi Dinkes Sintang dan Polres Sintang langsung untuk dimakamkan, koordinasi dengan Dinkes Sekadau telah dilakukan untuk protokol pemakaman Covid-19,” pungkasnya. (TS).

Editor: Asmuni 
Share:
Komentar

Berita Terkini