Kecamatan Sintang Masih Ditemukan Kegawatdaruratan Infrastruktur Dasar

Editor: Redaksi
SINTANG, suaraborneo.id - Anggota DPRD Sintang fraksi PDI Perjuangan, Welbertus menemukan bahwa Kecamatan Sintang pun masih berkutat dengan persoalan kegawatdaruratan infrastruktur dasar. Hal ini dikemukannya usai menghadiri kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Kecamatan Sintang. 

Anggota DPRD Kabupaten Sintang fraksi PDI Perjuangan, Welbertus mengatakan, meskipun kita pusat kabupaten dalam Musrenbang, tahun ini masih disampaikan bahwa ada desa-desa yang mengajukan minta jalan, jembatan, jaringan listrik PLN dan sarana air bersih. 

Ia menyebut, beberapa desa yang ada di pesisir Kota Sintang, dari sisi pembangunan memang masih agak memprihatinkan, ambil contoh, jalan di Desa Tanjung – Kelansam – Sungai Putih, jalan di Desa Mail Jampong - Desa Mungguk Bantok, jalan di Desa Mertiguna - Desa Lalang Baru semua dalam kondisi sangat parah. 

Kecamatan Sintang merupakan kecamatan yang menaungi ibu kota Kabupaten Sintang. Kecamatan ini terdiri dari 13 desa dan 16 kelurahan. Secara geografis, masyarakat kecamatan ini terbagi di 3 kawasan, karna dibagi oleh pertemuan aliran Sungai Kapuas dan Sungai Melawi, saka tiga. 

Menurut Welbertus, untuk masyarakat di kawasan kelurahan banyak usulan untuk melakukan perbaikan dan pembangunan kantor lurah serta fasilitas umum lainnya.

Selaku anggota DPRD, Toni mengatakan  akan terus mendorong dan memfasilitasi proses pembangunan yang telah disusun. 

"Kita akan giat bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk mengerjakan pembangunan yang berbasis kepentingan rakyat dengan tetap melihat prioritas-prioritas dan ketersediaan anggaran yang ada,” pungkas politisi PDI Perjuangan itu. (hms) 
Share:
Komentar

Berita Terkini