Jarot Tinjau PLTMH Gurung Tajak Desa Tapang Menua

Editor: Redaksi
SINTANG, suaraborneo.id - Dalam kunjungan kerja Bupati Sintang Jarot Winarno ke kecamatan Kayan Hulu mendeklarasikan Desa Mapan Jaya Sebagai Desa ODF (Open Defecation Free), Rabu (11/3). Setelah itu, Bupati Sintang Langsung melanjutkan perjalanan menuju Desa Tapang Menua mengunakan speed panjang atau long boat, yang juga di dampingi beberapa kepala OPD  beserta rombongan. 

Perjalanan menuju Desa Tapang Menua tidak lah mudah sebab desa ini merupakan Desa Paling Penghujung sungai kayan,yang ada di kecamatan Kayan Hulu (Nanga Tebidah) dan satu satunya akses untuk sampai di desa tersebut hanya mengunakan sampan kayu dengan mesin 15 PK, jarak tempuh bisa memakan waktu 5 sampai 6 jam, untuk tiba di desa itu dan harus berjibaku dengan puluhan Riam mengingat Akses jalan menuju Desa Tapang Menua belum ada.

Kunjungan Bupati Kali ini guna mendengar keluhan masyarakat yang ada di desa-desa pedalaman terutama untuk pembangunan Infrastruktur dasar sebab ini merupakan kebutuhan yang sangat di perlukan warga desa yang ada di pedalaman karena kegawat daruratan Infrastruktur dasar serta kebutuhan ekonomi menjadi masalah terbesar yang harus dihadapi. 

"Saya sudah 4 tahun menjabat sebagai Bupati. Dari 391 desa  dan rata - rata sudah saya datangi desa - desa yang terjauh dan terpencil di kabupaten sintang ini," ungkapnya. 

"Dengan datangnya kita beserta rombongan ke desa Tapang Menua ini, kita akan mencari solusi untuk membangun infrastruktur jalan dari kecamatan Tebidah menuju desa yang ada di perhuluan sungai kayan ini, tentunya sampai ke desa ini desa Tapang Menua," tambah Jarot. 

Jika sudah ada akses jalan dari Tebidah ke desa Tapang Menua ini yang jaraknya kira - kira 34 kilo meter, kita bisa menghemat waktu kurang lebih 2 sampai 3 jam dan hemat biaya. Dengan begitu kita mampu menumbuhkan ekonomi masyarakat pedalaman lebih baik lagi, juga dapat menurunkan angka kemiskinan di kabupaten Sintang khusunya untuk kecamatan Kayan Hulu angka kemiskinan sekarang sudah menurun satu digit, dari 10,5 persen menjadi 9,65 persen. 

"Kita bertekat menurunkan angka kemiskinan lebih rendah lagi. dengan6 begitu, tidak akan memunculkan ketimpangan pembangunan di kota dengan di desa. Kita jamin pada tahun 2021 nanti jalan menuju desa Tapang Menua ini akan di fungsionalkan," janji Bupati. 

Selain jalan, pendidikan, kesehatan bahkan listrik, juga menjadi kebutuhan mendasar untuk merasakan hidup merdeka di daerah pelosok dan terpencil. Dengan adanya PLTMH Gurung Tajak ini, akan mampu menerangi desa Tapang Menua, juga tiga dusun yang ada. 

"Kita sudah melihat dan mencari solusi untuk PLTMH Gurung Tajak supaya tahun ini bisa difungsikan kembali karena membangun PLTMH membutuhkan biaya yang mahal namun murah dalam pengunaannya. 
Air terjun Gurung Tajak ini merupakan potensi yang sangat luar biasa, harus kita jaga dan di manfaatkan sebaik-baiknya untuk kemakmuran warga masyarakat yang ada di desa ini. Tahun ini, harus sudah berfungsi untuk menerangi desa Tapang Menua," pungkas Jarot. (H) 
Share:
Komentar

Berita Terkini