Bawaslu Landak Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Untuk Wanita

Editor: Redaksi
Anggota Bawaslu Landak bersama perseta mengikuti sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilu
LANDAK, suaraborneo.id -  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten Landak sosialisasi pengawasan partisipatif melalui sarana kebudayaan yang mengedepankan kreatif lokal dengan tema, peranan perempuan dalam pengawasan partisipatif di aula Hotel Hanura Ngabang, Selasa (26/11/2019).

Acara dibuka oleh ketua Bawaslu kabupaten Landak, Petrus Kanisius yang di ikuti oleh para ibu-ibu dari sejumlah organisasi. Selain itu hadir juga anggota Bawaslu provinsi Kalbar, Mohamad, SH, sebagai narasumber.

Dalam kegiatan ini, diharapkan agar para perempuan mempunyai peran yang sangat penting dalam pengawasan partisipatif, dalam menyikapi pelaksanaan penyelenggaraan Pemilu. 

"Kegiatan ini sudah sering dilakukan, sosialisasi dari berbagai pihak organisasi dalam sosialisasi pengawasan," ujar Petrus.

Dikatakannya, tahun ini di kabupaten Landak tidak ada melaksanakan Pilkada, namun tetap dilaksanakan sosialisasi untuk pengawasan partisipatif.

Sekarang Bawaslu sudah dipermanenkan, kalau dulu sifatnya sementara, setelah pelaksanaan Pilkada di bubarkan, tapi sekarang sudah permanen sehingga ada kegiatan untuk sosialisasi.

"Kami  dari Bawaslu kabupaten Landak selama ini sudah merangkul semua unsur organisasi dalam melakukan pengawasan.
Walaupun dengan anggota yang terbatas tapi dengan kebersamaan kita bisa melakukan pengawasan bersama sehingga semua pelaksanaan pemilu dapat berjalan dengan baik," katanya.

Dia mengakui selama ini belum maksimal untuk melakukan pengawasan, namun tetap berusaha melakukan dengan berbagai cara sosialisasi dalam merangkul untuk pengawasan partisipatif.

Dalam kegiatan ini agar ada masukan semua bisa di sampaikan dalam diskusi supaya apa yang menjadi persoalan bisa di bahas bersama.

" Kita mengajak untuk menciptakan kelompok semua organisasi dalam pengawasan bersama dan berjalan dengan baik," ajak Petrus.


Dalam sosialisasi ini, Ketua panitia Kasianus, melaporkan dalam pengawasan Pemilu di kabupaten Landak mengedepan pengawasan partisipasi masyarakat.

Masyarakat didapat keberagaman dan budaya. Ini merupakan tugas Bawaslu dalam pengawasan partisipatif masyarakat khususnya perempuan yang perannya masuk dalam pusaran praktek demokrasi yang riel.

"Salah satu tugas Bawaslu mengikat dan menguatkan keberagaman dalam sebuah bingkai yang harmoni," kata Kasianus.

Dalam kegiatan pengawasan partisipatif yang berbasis kebudayaan yang mengedepankan kearifan lokal ini, diharapkan peserta yang hadir bisa berbagi pengalaman dan wawasan terkait peran perempuan dari latar belakang organisasi dan budaya dalam menciptakan pengawasan pemilu yang demokratis.

" Tujuannya agar menjadi bahan masukan yang berguna untuk membangun Bawaslu kabupaten Landak dalam menyusun rencana strategis dalam pengawasan pemilu kedepan," jelas Kasianus.

Menurut Kasianus, peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 70 orang. Terdiri dari organisasi kewanitaan yang ada di kabupaten Landak.

Penulis AP
Editor Asmuni
Share:
Komentar

Berita Terkini