Martinus Jubi Calon Kades Petahana Desa Batuk Mulau

Editor: Redaksi
SEKADAU, suaraborneo.id - Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Sekadau 2019 sudah dimulai pada bulan Agustus ini. Bahkan, ada beberapa desa, pendaftaran bagi para calon Kades sudah ditutup.

Desa Batuk Mulau, Kecamatan Belitang Hulu Kabupaten Sekadau, juga salah satu desa yang mengikuti Pilkades serentak pada tahun 2019 ini.

Martinus Jubi, calon Kades Petahana (Incumbent) mengatakan, dirinya juga akan maju pada periode ke-2 di Pilkades serentak 2019 ini.
Ia menyebut, di Desa Batuk Mulau pada Pilkades serentak 2019 ini ada 4 calon. Salah satu calon tersebut yakni dirinya yang sedang menjabat sebagai Kades Desa Batuk Mulau.

Pria muda asal dusun Batu Mata ini mengatakan, selama menjabat sebagai Kades Batuk Mulau, sudah banyak hal yang dilakukan dalam hal pembangunan. Diantaranya, Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang tahun ini sudah tersalurkan ditiap rumah warga desa Batuk Mulau. Selanjutnya pada bidang pendidikan yakni peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) pada anak-anak PAUD, bidang kesehatan, bidang pertanian, sarana air bersih, infrastruktur jalan dan jembatan dan bantuan rumah tidak layak huni (RTLH), bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS). 

Dalam bidang kesehatan kata dia, yakni peningkatan Posyandu pada anak-anak dan lansia salah satunya pemberian makanan tambahan (PMT) pada anak-anak. Kemudian, peningkatan infrastruktur jalan lingkungan di dusun dan jembatan. 

"Tidak hanya itu, kedepan juga akan di bangun Kantor Desa dan Aula yang juga bisa menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD) serta menggali potensi SDM dengan program 1 dusun 1 sarjana dengan cara bertahap dan berkoodinasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Sekadau melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD)," jelas Martinus Jubi kepada wartawan suaraborneo.id Senin (26/8) malam. 

Untuk program air bersih kata Jubi, tahun ini sudah ada 2 sumur dalam, di dusun Batu Mata dan dusun Dandi yang menggunakan dana Shering Pamsimas. Untuk di dusun lain akan menjadi prioritas kedepannya. 

Pada bidang pertanian lanjutnya, tahun 2019 ini salah satu kelompok tani di dusun Dandi sudah mendapatkan bantuan Hand Tracktor (mesin bajak). Kemudian, bantuan rumah tidak layak huni (RTLH), Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang berasal dari APBD maupun APBN, Desa Batuk Mulau mendapat bantuan sebanyak 20 unit. 

Apabila pada Pilkades nanti saya terpilih kembali dan dipercayakan oleh masyarakat Desa Batuk Mulau, program-program unggulan lainnya juga tetap saya perjuangkan untuk kesejahteraan masyarakat Desa Batuk Mulau khususnya. (red/as) 

Share:
Komentar

Berita Terkini