-->

Kapolsek Mandor Kawal Patroli Forkopimcam, Cek Kesiapan Alat Damkar dan Embung Air PT. MAK

Editor: Antonius
Sebarkan:


LANDAK, suaraborneo.id
— Upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus dilakukan Forkopimcam Mandor. Rabu (26/8/2026).

Forkopimcam Mandor melaksanakan patroli bersama sekaligus mengecek kesiapan sarana dan prasarana pemadam kebakaran di PT Mustika Abadi Khatulistiwa (PT. MAK), Desa Kayuara, Kecamatan Mandor.


Kegiatan tersebut dipimpin Camat Mandor Rumolda Reno, SKM, dan dikawal Kapolsek Mandor IPDA Bernadus Didi Kusnadi, SH., M.H. Turut hadir Danramil Mandor yang diwakili Serka Mariaanus, Humas PT. MAK Idris, personel Polsek Mandor, staf Kecamatan Mandor, Kepala Desa Mandor Robertus Haryanto, anggota Destana Desa Mandor serta anggota Damkar PT. MAK.

Kapolsek Mandor IPDA Bernadus Didi Kusnadi SH MH menyampaikan Patroli dimulai sekitar pukul 14.30 WIB dengan briefing di Posko Karhutla Polsek Mandor. Sekitar pukul 14.50 WIB, tim kemudian bergerak menuju Kantor PT. MAK Estate Desa Kayuara dan tiba sekitar pukul 15.05 WIB.

Setibanya di lokasi, tim melakukan pengecekan terhadap berbagai peralatan pemadam kebakaran yang dimiliki perusahaan. Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana apabila sewaktu-waktu terjadi Karhutla di wilayah Kecamatan Mandor.

"Selain memeriksa peralatan Damkar, tim juga melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan terkait kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla. Sekitar pukul 15.50 WIB, rombongan melanjutkan pengecekan embung air dan tower pemantau api milik PT. MAK," ujar Kapolsek.

Adapun sarana pemadam kebakaran yang dimiliki PT. MAK antara lain satu unit mobil tangki Damkar, satu unit mesin pompa induk, tiga unit mesin Robin, selang semprot beserta perlengkapannya, helm, baju dan rompi Damkar serta pompa punggung.

Pengecekan embung air selesai sekitar pukul 16.05 WIB dan tim selanjutnya kembali menuju Mapolsek Mandor. Seluruh rangkaian kegiatan patroli dan pengecekan berakhir sekitar pukul 16.30 WIB dalam keadaan aman, kondusif dan terkendali.

Kegiatan tersebut merupakan langkah Forkopimcam Mandor dalam memastikan kesiapan sarana pemadaman sekaligus memperkuat koordinasi dengan pihak perusahaan dalam menghadapi potensi Karhutla.

Camat Mandor Romulda Reno SKM, juga mengantisipasi kemungkinan adanya peralatan pemadam yang tidak berfungsi optimal karena lama tidak digunakan. Oleh sebab itu, pengecekan dan pemeliharaan peralatan secara berkala dinilai penting agar dapat digunakan sewaktu-waktu dalam kondisi darurat.

Selain itu, masyarakat di Kecamatan Mandor terus diingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Bhabinkamtibmas juga diharapkan meningkatkan kegiatan sambang dan imbauan kepada masyarakat di wilayah binaannya guna mencegah terjadinya Karhutla.

" Kita mendorong kerja sama dengan seluruh stakeholder di tingkat kecamatan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran lahan serta pentingnya menjaga lingkungan dari ancaman Karhutla.,"tutupnya.(Anton)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini