![]() |
![]() |
| Mahasiswa Polnep memasang sistem penerangan hemat energi dan otomasi listrik di Masjid Al-Mukhlisin Singkawang sebagai bagian Program Pengabdian kepada Masyarakat. (Foto:istimewa) |
Ketua PPKM Irman mengatakan Masjid Al-Mukhlisin dipilih sebagai mitra karena sistem penerangannya masih dioperasikan secara manual sehingga berpotensi menyebabkan pemborosan energi. Melalui program ini, tim memasang sistem otomasi yang dapat mengatur penyalaan dan pemadaman lampu sesuai kebutuhan operasional masjid.
“Program ini merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kami berharap sistem yang diterapkan dapat dimanfaatkan secara optimal serta menjadi contoh penerapan efisiensi energi di lingkungan rumah ibadah,” ujarnya, Sabtu (18/7/2026).
Selain pemasangan perangkat, tim dosen dan pelaksana juga memberikan edukasi kepada pengurus masjid mengenai pengoperasian, pemeliharaan sistem, serta pentingnya penghematan energi untuk mendukung pengelolaan rumah ibadah yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Pengurus Masjid Al-Mukhlisin, Slamet, mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, penerapan sistem otomasi tidak hanya meningkatkan kualitas pengelolaan instalasi listrik, tetapi juga diharapkan mampu mengurangi pengeluaran rutin untuk biaya listrik.
“Melalui kegiatan pengabdian ini, Polnep memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama memudahkan kami dalam mengurus rumah ibadah,” imbuhnya.
Sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat diharapkan terus diperkuat guna mendorong pemanfaatan teknologi yang efisien, aman, dan ramah energi. (*/r).

