![]() |
| Foto : ScreenShoot ITKK |
Kegiatan tersebut diadakan oleh United Nations Department of Economic and Social Affairs (UN-DESA) dan menghadirkan berbagai pemimpin koperasi, akademisi, serta praktisi keuangan dari berbagai negara.
Dalam forum internasional tersebut, Stefanus Masiun mewakili Indonesia, khususnya Kalimantan Barat. Ia dipercaya menyampaikan materi berjudul “Fostering Purposeful Leadership in Cooperative Financial Institutions” yang membahas pentingnya kepemimpinan visioner dalam memperkuat lembaga keuangan koperasi agar mampu menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan dan mendukung agenda global pasca-2030.
Pada kesempatan itu, Stefanus juga berbagi pengalaman mengenai pengembangan koperasi kredit berbasis komunitas yang telah diterapkan oleh Keling Kumang. Menurutnya, model pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui koperasi yang berkembang di Kalimantan Barat dapat menjadi contoh praktik baik dalam membangun inklusi keuangan, meningkatkan kesejahteraan anggota, serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan.
Diskusi panel turut menghadirkan sejumlah tokoh internasional dari India, Siprus, Kamerun, dan kawasan Asia Pasifik. Para peserta membahas berbagai strategi untuk membangun ekosistem koperasi yang kuat dan berkelanjutan, memperbaiki tata kelola organisasi, serta mempersiapkan generasi muda sebagai pemimpin masa depan dalam sektor koperasi dan keuangan inklusif.
Partisipasi Stefanus Masiun dalam simposium tersebut menunjukkan bahwa pengalaman koperasi kredit di Kalimantan Barat telah memperoleh perhatian dan pengakuan di tingkat global. Kehadirannya juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai praktik pemberdayaan masyarakat yang dikembangkan oleh CU Keling Kumang dan Institut Teknologi Keling Kumang kepada komunitas internasional.
Melalui forum yang diselenggarakan oleh International Cooperative Banking Association (ICBA) bersama International Cooperative Alliance (ICA) dan didukung oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, para peserta menegaskan pentingnya peran koperasi dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), memperluas akses keuangan, serta menciptakan sistem ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan bagi masyarakat dunia.
Keikutsertaan Dr. Drs. Stefanus Masiun dalam forum internasional tersebut semakin memperkuat posisi Kalimantan Barat sebagai salah satu daerah yang memiliki praktik koperasi kredit yang berhasil dan mendapat pengakuan global. Selain itu, capaian tersebut juga menjadi inspirasi bagi pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi di Indonesia. (Rilis ITKK)
