-->

Silent Reading Party Ponti Baca, Seratus Peserta Antusias

Editor: Redaksi
Sebarkan:

Kegiatan komunitas Ponti Baca, Club Pontianak, dan Pontianak Bibliophile Society  silent reading party di Taman Puzzle Waterfront Pontianak Minggu, 11 Januari 2026. (Foto:ist)
PONTIANAK, suaraborneo - Komunitas Ponti Baca, Club Pontianak, dan Pontianak Bibliophile Society menggelar silent reading party di Taman Puzzle Waterfront Pontianak Minggu, 11 Januari 2026.

Terdapat lebih dari 100 peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan literasi di kawasan ruang publik ini, di mana masing-masing dari mereka dipersilakan membaca buku bawaannya selama satu jam dalam suasana hening, tanpa berbicara maupun bermain ponsel.

“Tujuan baiknya tentang literasi, cuman paling umumnya kita membiasakan membaca di ruang publik, sih. Kita menghadirkan ruang-ruang di mana kita bisa berkumpul dan baca sama-sama,” kata Rama, Penggerak Ponti Baca.

Rama menyampaikan bahwa antusiasme peserta begitu tinggi, terlihat dari banyaknya masyarakat yang ikut mendaftar setelah pamflet kegiatan disebarkan di media sosial, bahkan melebihi target sebanyak 100 peserta. Selain silent reading selama satu jam tanpa bermain ponsel, rangkaian agenda dilanjutkan dengan pembagian doorprize dan sesi foto bersama.

Ia menambahkan, pihak penyelenggara sempat merasa kesulitan dalam mencari kawasan ruang hijau untuk digunakan sebagai tempat diadakannya silent reading party di Pontianak. Namun, akhirnya Waterfront Pontianak terpilih dan event tersebut rencananya bakal digelar setiap beberapa bulan sekali untuk ke depannya.

“Harapannya kita di dunia literasi Pontianak secara khusus, ya. Pemerintah harus lebih peduli juga karena kemarin kita juga mengalami kesulitan mencari ruang hijau di daerah Pontianak untuk mengadakan acara ini. Pada akhirnya, kita menemukan tempat ini dan kita pilih di sini,” tuturnya.

Dua peserta silent reading party, yaitu Alin dan Aza, mengaku antusias dengan adanya kegiatan membaca di ruang publik yang digelar pada waktu weekend karena dapat menjadi sesi healing. Keduanya pun berharap agar event tersebut dapat diselenggarakan rutin ke depannya guna meningkatkan minat literasi atau budaya membaca di Kota Pontianak.

“Tentunya setelah ikut event ini, kami ngerasa jauh lebih senang dan tenang karena di tengah hiruk-piruk pekerjaan yang cukup padat, Alhamdulillah ada juga kegiatan ini yang membuat kita healing tipis-tipis,” ujar Alin.

Aza berharap  bakal ada event kayak gini lagi karena memang seasyik itu. "Cocok buat kita berdua, bisa jadi pelepas capek juga dari hiruk-piruknya kegiatan kita sehari-hari," katanya.(*/r)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini