Sekadau Kalbar, Suaraborneo.id – Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, menegaskan pentingnya penyusunan Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah yang lebih terarah dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Dokumen PJPK Kabupaten Sekadau Tahun 2025–2029 di Aula Kantor Bupati Sekadau, Rabu (10/12/2025).
Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Dokumen PJPK Kabupaten Sekadau Tahun 2025–2029. (Foto:ist)
Menurut Subandrio, dokumen PJPK memiliki peran strategis dalam memetakan arah kebijakan pembangunan kependudukan, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sekadau.
“Dalam dua tahun terakhir, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sekadau menunjukkan tren peningkatan, terutama pada indikator pendidikan dan kesehatan. Ini harus kita jaga dan tingkatkan melalui perencanaan pembangunan kependudukan yang matang,” ujar Subandrio.
Ia menekankan bahwa FGD menjadi ruang penting untuk menyelaraskan persepsi serta menyerap masukan dari berbagai pihak agar dokumen PJPK yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan daerah.
“FGD ini sangat penting untuk memastikan arah pembangunan kependudukan Sekadau disusun secara komprehensif, terukur, dan berkelanjutan, sehingga kebijakan yang dihasilkan tepat sasaran,” tambahnya.
Wabup juga berharap seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait dapat berperan aktif dalam mendukung implementasi PJPK, sehingga berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
FGD tersebut dihadiri jajaran OPD Pemerintah Kabupaten Sekadau, perwakilan BKKBN Kalimantan Barat, tim pendamping dari Universitas Tanjungpura Pontianak, perwakilan lembaga nonpemerintah, pimpinan unit vertikal, serta tokoh terkait lainnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sekadau berkomitmen memperkuat perencanaan pembangunan kependudukan sebagai fondasi dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.