-->

Nopita Buka Pelatihan CPPOB untuk Tingkatkan Mutu Produk Olahan Lokal

Editor: yati
Sebarkan:

Pelatihan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) bagi pelaku usaha industri. (Foto:int)
Sekadau Kalbar, Suaraborneo.id – Upaya meningkatkan kualitas dan keamanan produk pangan olahan di Kabupaten Sekadau kembali diperkuat melalui penyelenggaraan Pelatihan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) bagi pelaku usaha industri. Kegiatan yang digelar di Gedung Kateketik Sekadau pada Kamis (27/11/2025) tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disdagrinaker) Kabupaten Sekadau, Nopita.


Dalam sambutannya, Nopita menyampaikan bahwa penerapan CPPOB merupakan fondasi penting dalam proses produksi pangan yang aman, higienis, dan berkualitas. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini bukan hanya formalitas, melainkan langkah nyata pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di Sekadau.


“Pelatihan ini kita selenggarakan agar para pelaku usaha memahami standar produksi yang benar dan dapat menerapkannya secara konsisten. Dengan begitu, produk pangan olahan dari Sekadau memiliki mutu yang baik dan mampu bersaing dengan daerah lain,” ujar Nopita.


Ia menambahkan, komitmen pemerintah daerah tidak berhenti pada penyelenggaraan pelatihan saja. Disdagrinaker akan terus melakukan pendampingan, termasuk fasilitasi perizinan dan peningkatan kompetensi SDM agar pelaku IKM semakin berkembang.


“Kami ingin para pelaku industri terus bertumbuh. Pemerintah hadir memberikan dukungan melalui berbagai program, karena kita ingin produk lokal Sekadau memiliki nilai tambah dan diterima lebih luas di pasaran,” jelasnya.


Melalui pelatihan ini, Nopita berharap peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh, khususnya terkait pengolahan pangan yang aman, prosedur sanitasi, hingga manajemen produksi yang memenuhi standar.


“Harapan kami, setelah mengikuti pelatihan ini para pelaku usaha bisa langsung menerapkan ilmunya di tempat usaha masing-masing sehingga mutu produk meningkat dan lebih dipercaya konsumen,” pungkasnya. (y)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini