![]() |
| Polda Kalbar kembali menggelar operasi zebra kapuas 2025, selama 2 pekan 17 hingga 30 november 2025. (Foto:dok humas polda) |
"Kecelakaan lalu lintas tersebut menyebabkan 259 Orang korban meninggal dunia 521 Orang korban luka berat, dan 974 orang Korban luka ringan, serta kerugian Materil kurang-lebih sekitar 6,1 Milyar Rupiah," ungkap Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Roma Hutajulu SIK,MSi pada apel gelar pasukan operasi zebra kapuas 2025, di lapangan Jananuraga Polda Kalbar Senin (17/11/2025).
Angka tragis tersebut menjadi fokus utama dalam operasi ini, terutama menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
"Angka ini harus menjadi perhatian kita bersama bahwa masih banyak tanggung jawab yang harus kita selesaikan untuk menekan angka kecelakaan lalu-lintas, serta memastikan keselamatan pengguna jalan terutama menjelang perayaan Natal 2025 dan tahun baru 2026."
"Operasi Zebra Kapuas 2025 ini merupakan Operasi Kepolisian dalam rangka cipta kondisi menjelang Natal dan Tahun Baru agar nanti sudah dapat memitigasi ancaman di bidang kecelakaan lalu-lintas, kesadaran pengendara akan keselamatan, dan ketertiban berlalu-lintas."
"Targetnya adalah menekan angka kecelakaan lalu-lintas, tingkat pelanggaran, dan mendisiplinkan para pengendara sehingga terwujudnya Kamtibcarlantas (Keamanan, Ketertiban, dan Kelancaran lalu-lintas), "tegas Roma.
Roma menjelaskan bahwa sebagian besar kecelakaan dipicu oleh human error atau kelalaian pengendara. Dia mencontohkan kebiasaan pengendara motor yang tidak sabar seperti berkendara di trotoar hingga berpotensi mengganggu pejalan kaki.
"Kalau kita lihat memang sepeda motor di jalanan pada saat jam-jam tertentu kadang-kadang tidak sabar, melintasi Jalan Ahmad Yani ini naik trotoar, ada penyeberang jalan, ada yang melintas saat olahraga di trotoar ini kadang-kadang terganggu dan bahkan ada yang keserempet. Ini yang rata-rata kecelakaan lalu lintas dipicu oleh human error," jelasnya.
Untuk itu, Roma mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin dalam berlalu lintas, bukan hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui edukasi berkelanjutan.
"Kita berharap masyarakat benar-benar disiplin. Penegakan hukum bukan satu-satunya cara. Kesadaran dari diri sendiri untuk tertib berlalu lintas adalah kunci. Ini menjadi tugas bersama," tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Operasi Zebra Kapuas 2025.
"Kami mengimbau kepada seluruh Masyarakat Kalimantan Barat untuk mematuhi aturan lalu-lintas, mari tingkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas masyarakat Kalbar dapat meningkat signifikan, sehingga situasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) dapat tercapai."
"Operasi ini bukan semata-mata mencari kesalahan, namun untuk menyelamatkan nyawa dan menciptakan ketertiban di jalan raya, terutama dalam menyambut momen Nataru yang sebentar lagi tiba," pungkas Bayu.
Operasi zebra kapuas 2025 ini akan berlangsung 17 hingga 30 November 2025. (r/lyn)
