![]() |
| Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari SH, SIK, (foto Antonius) |
LANDAK, Suaraborneo.id – Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari SH SIK, menegaskan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Landak.
Hal ini disampaikan dalam kegiatan tatap muka bersama tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan berbagai elemen masyarakat, Kamis (4/9/2025).
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan soliditas dan sinergi kita bersama masyarakat, agar kondisi di Kabupaten Landak tetap aman, tertib, kondusif, dan patuh terhadap hukum,” ujar Kapolres.
Terkait maraknya penggunaan knalpot bising, AKBP Devi menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan langkah preventif melalui sosialisasi di sekolah-sekolah. Edukasi mengenai dampak negatif penggunaan knalpot bising terus digencarkan, dan apabila masih ditemukan pelanggaran, akan diambil tindakan hukum sesuai aturan yang berlaku.
Selain itu, Kapolres juga menyinggung persoalan tambang tanpa izin (PETI). Ia menyampaikan bahwa kepolisian akan tetap menegakkan hukum, namun dalam penanganannya juga dilakukan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan instansi terkait dan pemangku kebijakan.
“Kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, salah satunya mengenai adanya usulan WPR (Wilayah Pertambangan Rakyat). Dari sisi kepolisian, tentu kami tetap menjalankan penegakan hukum, namun juga melihat dari aspek kebijakan dalam penanganan PETI ini,” tegas Kapolres.
Dengan sinergi bersama masyarakat dan berbagai pihak, diharapkan Landak dapat terus menjadi daerah yang aman, tertib, dan kondusif. (Anton)
