Banjir di Kapuas Hulu Menelan Korban Jiwa

Sebarkan:

Kondisi banjir di Kapuas Hulu. (Foto:ist) 
Kapuas Hulu, Kalbar - Banjir yang melanda sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu sejak Jumat (05/08/2022) kemarin telah menyebabkan timbulnya korban jiwa. Salah satunya di Kelurahan Kedamin Hilir Kecamatan Putussibau Selatan. Dimana telah didapatkan informasi adanya anak perempuan usia 7 tahun tenggelam di sekitaran Jalan Kalimantan, Teluk Barak sekira pukul 14.00 Wib. 

Kapolres Kapuas Hulu, AKBP France Yohanes Siregar SIK melalui Kapolsek Putussibau Selatan, Ipda Faldo Yefri Oktavianus STr K mengungkapkan, kejadian bermula saat orang tua korban mencuci baju di dapur belakang rumah dan Korban masih berbaring dengan bermain ponsel genggam di ruangan tamu.

Sekira pukul 14.40 WIB orang tuanya  memanggil korban. Namun korban tidak menjawab dan melakukan pengecekan di ruangan tamu, korban sudah tidak ada di ruangan tamu,” kata Faldo Yefri Oktavianus. 

Melihat korban sudah tidak berada di rumah, orang tua korban mencari korban di sekitaran rumah. Kemudian beberapa saat kemudian warga sekitar memberitahukan bahwa ada melihat korban bermain sendirian di tangga kayu yang berada di depan rumah.

“Selanjutnya dilakukan pencarian di halaman depan rumah, namun tidak ditemukan,” ujarnya. 

Faldo menyebutkan, pihaknya menerima telepon dari warga, memberitahukan peristiwa tersebut. Tak hanya itu, warga setempat juga langsung menelpon Tagana Kapuas Hulu untuk meminta bantuan dalam pencarian korban.

“Sekira Pukul 16.30 WIB korban ditemukan di depan halaman rumah dalam kondisi tidak sadar diri oleh tim gabungan kepolisian, Tagana dan masyarakat,” terangnya.

Selanjutya korban dibawa ke RSUD Kapuas Hulu untuk diberi pertolongan pertama. Namun, nyawa korban tak tertolongkan lagi. 

Diketahui saat ini daerah pesisir Sungai Kapuas Hulu meluap. Karena curah hujan yang tinggi, sehingga debet sungai naik. Untuk itu, Kapolsek menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga anak-anak agar tak main di tepian sungai.

 “Jaga anak kita, untuk tidak bermain di tepian sungai serta waspada dengan barang berharga antisipasi kenaikan debit air sungai,” pungkasnya. (hms/fd). 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini