-->

Jefry D Tanamal Nakhodai IJBS Bengkayang

Editor: Asmuni
Sebarkan:

Pemilihan Ketua dan pengurus Ikatan Jurnalis Bumi Sebalo (IJBS) Kabupaten Bengkayang
Bengkayang Kalbar, Suaraborneo.id -  Ikatan Jurnalis Bumi Sebalo Kabupaten Bengkayang (IJBS) menggelar Pemilihan Ketua dan pengurus baru yang di laksanakan di Resto Clara Bengkayang periode tahun 2022. Senin (28/3/2022).

Dalam pemilihan, Jefry D Tanamal.,S.H (media Poros Indonesia.co.id) terpilih menjadi Ketua, Wakil Ketua Yulizar (sidaknews), Sekertaris Rinto Andreas, AMd. Si., S.Kom, (Suaraborneo.id), Bendahara Musnadi (JP.Post).

Setelah terpilih sang Ketua Baru Bung Jefry menegaskan bahwa wartawan yang tergabung dalam IJBS harus memiliki roh jurnalis dan memiliki sikap terobos yang dapat di rasakan oleh masyarakat.

"Pemerintah juga menurut Jefry harus memberi ruang dan kesempatan kepada media untuk menjalankan pengawasan sebagai sosial control, apa lagi di zaman presiden Jokowi Pers/media menjadi pilar ke-4 untuk mengawasi kebijakan pemerintah dalam aspek kemajuan pembangunan menuju tercapainya kesejatahteraan rakyat," tegasnya.

"Masih banyak PR yang harus kita lakukan secara bersama pemerintah dan masyarakat mendukung program serta visi misi Bupati Sebastianus Darwis SE. MM yang dikenal "SDM Unggul Bengkayang Mantap". Oleh karena itu sang wartawan selaku perwarta harus berfungsi sebagai alat sosial control dalam kebijakan pemerintah yang saat ini Bupati Darwis pimpin," timpalnya

Disisi lain, Jefry menganjurkan agar pemerintah tidak alergi terhadap fungsi wartawan sebagai sosial control, hal ini dimaksudkan agar kita semua secara bersama-sama mengembalikan nama baik kabupatan Bengkayang ke depan jauh lebih baik.

Sementara, Bang Injil, menambahkan bahwa dengan ketua yang baru diharapkan ada terobosan untuk mengontrol kebijakan pemerintah di Bengkayang, karena menurutnya bengkayang ini masih banyak yang harus di perbaiki, dengan anggaran APBD yang pas-pasan perlu ada tindakan keberanian baik eksekutif maupun legislatis untuk menggunakan anggaran tepat sasaran.

"Ini semua dibutuhkan pengawasan dan kontrol yang ketat dari media," pungkasnya.
(Rinto).

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini