GAPKI Kalbar Gelar Vaksinasi di PT. Parna Agromas

Sebarkan:

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di PT. Parna Agromas oleh GAPKI 

Sekadau Kalbar
, Suaraborneo. Id - Dalam rangka percepatan vaksinasi Covid-19, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI) cabang Kalimantan Barat melaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi Karyawan Perusahaan beserta Keluarga dan masyarakat Desa, bertempat di PT. Parna Agromas, desa Tapang Pulau, Kecamatan Belitang Hilir, Rabu (13/10) 


Dalam kesempatan tersebut Bupati Sekadau, Aron, S.H mengatakan bahwa Kabupaten Sekadau saat ini berada di level 1 Provinsi Kalimantan Barat.


"Hal ini merupakan kerjasama kita semuanya sehingga proses vaksinasi bisa berjalan dengan lancar dan untuk saat ini hanya ada 2 RT yang masih zona kuning," kata Aron saat membuka pelaksanaan vaksiniasi yang digelar oleh GAPKI. 


"Harapan saya kepada pihak terkait agar tetap melakukan rajia masker dan monitor ditempat kerumunan agar kondisi level 1 terjaga dengan aman," pungkasnya. 

Dalam kesempatan itu juga, Ketua GAPKI Kalimantan Barat, yang diwakili oleh Idwar Haris mengatakan berkaitan dengan vaksinasi yang difasilitasi oleh GAPKI khususnya di Kabupaten Sekadau menyasar 5.728 orang yang tersebar di 5 wilayah  perusahaan anggota GAPKI yang ada di Kabupaten Sekadau. 


"Kami ucapkan terimakasih dan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Sekadau, TNI dan Polri yang telah memberikan arahan kepada GAPKI di Kabupaten Sekadau dalam rangka mensukseskan program vaksinasi," ungkapnya. 


Dalam kesempatan yang sama, mewakili Pimpinan PT. Parna Agromas, Herkulanus Rudi  mengucapkan terimakasih Kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat,  Pemerintah Kabupaten Sekadau, TNI, Polri dan GAPKI cabang Kalimantan Barat yang membantu karyawan perusahaan dan masyarakat perkebunan untuk mengikuti vaksinasi Covid-19. 


"Dengan adanya vaksinasi diharapkan dapat membentuk helht Imunnity atau kekebalan kelompok," harapnya 


"Kami perusahaan Perkebunan anggota GAPKI Cabang Kalimantan Barat siap membantu Pemerintah untuk percepatan vaksinasi Covid-19, " pungkasnya. (Novi)


Editor : Asmuni

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini