Bupati Sanggau Hadiri Ritual Paradje Ke-13

Sebarkan:

Ritual adat budaya Paradjek Pesaka Negri ke-13 di Istana Surya Negara Sanggau.

Sanggau Kalbar
, suaraborneo.id - Bupati Sanggau, Paolus Hadi dan Wakil Bupati Yohanes Ontot menghadiri ritual adat budaya Paradjek Pesaka Negri ke-13 di Istana Surya Negara Sanggau.


Ketua panitia ritual paradje' pesaka Negri ke-13 tahun 2021 Gusti Zulmainis menyampaikan, tahun ini ritual paradje' pesaka negri dilaksanakan dengan sederhana.


"Diantaranya ruah Rasul, do,a tolak bala, tolak ajong dan diakhiri dengan makan bersama sekaligus mendengarkan petuah penghulu negri," kata Gusti Zulmainis. Senin, (20/9/2021).


"Mengingat masih masa pandemi maka festival ditiadakan. Paradje', lanjutnya, perlu dilestarikan karena paradje' sudah masuk dan tercatat sebagai warisan budaya tak benda oleh Dirjen Kebudayaan pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," ujarnya.


Sementara itu, Pangeran ratu Istana Surya Negara, H. Gusti Arman menyampaikan ritual adat Paradje' dimulai sejak Minggu (19/9) malam.


"Ritual Paradje' ini merupakan ritual atau doa pembersih negri yang bertujuan mengusir berbagai wabah dan bencana yang mengancam kehidupan manusia khususnya di Kabupaten Sanggau," kata Gusti Arman.


"Jadi, ritual ini adalah bagian dari ikhtiar kita kepada Allah SWT untuk memohon agar Kabupaten terbebas dari wabah dan bencana," harapnya.


Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengatakan, Ritual Paradje' merupakan sudah agenda tahunan pemerintah.


"Karena tahun ini kita masih dihadapkan dengan pandemi maka yang kita laksanakan hanya ritual paradje'nya, dengan bersih negri secara adat yang dirangkai dengan doa-doa," kata Paolus Hadi.


Bupati mengajak kepada seluruh tokoh adat dan tokoh masyarakat yang hadir untuk membiasakan diri hidup dengan virus yang diistilahkan dengan sebutan endemi. 


"Oleh karena itu, kita harus bisa menjaga imun kita dan pastikan juga kita semua sudah divaksinas dan kita terus akan mengejar itu. Tentunya doa-doa melalui ritual adat paradje' ini sangat membantu betul dan itu sebuah tradisi yang mulia yang harus kita lestarikan,"pungkasnya. (Bry)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini