Rakor Persiapan Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024 Secara Virtual

Sebarkan:

 Rakor persiapan sosialisasi Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024 secara virtual bersama KPU RI, Bawaslu RI,

SEKADAU, suaraborneo.id - Pemerintah Kabupaten Sekadau mengikuti rapat koordinasi (Rakor) persiapan sosialisasi Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024 secara virtual bersama KPU RI, Bawaslu RI, Kemendagri, Kesbangpol dan Sekda se-Indonesia, dari kantor Bupati Sekadau, Senin (22/3/2021). 

Asisten 1 Setda Kabupaten Sekadau, Fendy mengatakan, Rakor tersebut berisikan pemberitahuan dan penegasan dari Pemerintah Pusat bahwa Pemilu dan Pilkada tahun 2024 akan dilaksanakan serentak. 

"Tahapan berikutnya, kita memulai dari pihak KPU, melakukan pendataan pemilih berkelanjutan, dari Pemda secara bertahap juga sudah mulai menyicil anggaran, karena kalau tidak dimulai dari saat ini kita tidak bisa mengalokasikan anggaran sebagaimana diperlukan," ujarnya 

Selain itu kata dia, Pemerintah juga diminta untuk  mempertimbangkan kembali masa jabatan penyelenggara Pemilu seperti KPU dan Bawaslu, yang ketahui pada tahun 2022, 2023, 2024 terdapat pergantian komisioner baik dari pusat sampai ke daerah. 

"Tapi tadi, dari pusat diminta supaya Pemerintah mengambil kebijakan terkait dengan berakhirnya masa jabatan penyelenggara KPU. Hal ini perlu kita bahas dahulu," kata Fendy 

Selanjutnya, Sekjen KPU RI, Drs. Bernad Dermawan Sutrisno menyampaikan bahwa di tahun 2024 dengan Pemilu dan Pilkada serentak merupakan pesta demokrasi pertama kolosal yang harus sama-sama dijaga keamanan dan persatuannya. 

Pada Rakor tersebut dibahas mengenai enam hal yang akan dpersiapkan KPU, lima hal yang akan dipersiapkan Pemerintah Provinsi, Kabupaten, kota. 

Dengan lima hal yang harus dipersiapkan itu, maka diharapkan dukungan penuh dari Pemerintah baik pemerintah daerah maupun pusat dalam pelaksanaan tahapan Pemilu dan Pilkada 2024. 

"Ada banyak tahapan yang perlu dukungan pemerintah, mulai dari sosialisasi, pemutakhiran data pemilih, kampanye, pemungutan suara, dan perhitungan suara. Inilah yang perlu dukungan penuh dari pemerintah dan keterlibatan masyarakat baik secara luas dan terbatas yang kita sebut cipta kondisi masyarakat," ujar Sekjen KPU RI dalam vicon tersebut. (tim)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini